Detergen: Perbedaan revisi

1.695 bita ditambahkan ,  13 tahun yang lalu
tidak ada ringkasan suntingan
(←Membuat halaman berisi 'thumb|Pembersih pakaian adalah salah satu kegunaan deterjen '''Deterjent''' adalah campuran berbagai bahan, yang digunak...')
 
[[Image:Washingpowder.jpg|thumb|Pembersih pakaian adalah salah satu kegunaan deterjen]]
 
'''DeterjentDeterjen''' adalah [[Campuran (kimia)|campuran]] berbagai bahan, yang digunakan untuk membantu pembersihan. Pengertiandan initerbuat biasadari digunakanbahan-bahan untuk membedakannya denganturunan [[sabun]]minyak atau [[surfaktanbumi]] kimia lainnya yang digunakan untuk pembersihan. Dibanding dengan [[sabun]], deterjen mempunyai keunggulan antara lain mempunyai daya cuci yang lebih baik serta tidak terpengaruh oleh [[air sadah|kesadahan]] air.
 
==Komposisi==
{{stub}}
Pada umumnya, deterjen mengandung bahan-bahan berikut:
===Surfaktan===
[[Surfaktan]] (''surface active agent'') merupakan zat aktif permukaan yang mempunyai ujung berbeda yaitu hidrofil (suka air) dan hidrofob (suka lemak). Bahan aktif ini berfungsi menurunkan [[tegangan permukaan]] air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan. Secara garis besar, terdapat empat kategori surfaktan yaitu:
a. Anionik :
:-Alkyl Benzene Sulfonate (ABS)
:-Linier Alkyl Benzene Sulfonate (LAS)
:-Alpha Olein Sulfonate (AOS)
b. Kationik : Garam Ammonium
c. Non ionik : Nonyl phenol polyethoxyle
d. Amphoterik : Acyl Ethylenediamines
===Builder===
''Builder'' (pembentuk) berfungsi meningkatkan efisiensi pencuci dari surfaktan dengan cara menon-aktifkan mineral penyebab kesadahan air.
:a. [[Fosfat]] : Sodium Tri Poly Phosphate (STPP)
:b. [[Asetat]] :
::- Nitril Tri Acetate (NTA)
::- Ethylene Diamine Tetra Acetate (EDTA)
:c. [[Silikat]] : [[Zeolit]]
:d. [[Sitrat]] : [[Asam Sitrat]]
===Filler===
''Filler'' (pengisi) adalah bahan tambahan deterjen yang tidak mempunyai kemampuan meningkatkan daya cuci, tetapi menambah kuantitas. Contoh Sodium sulfat.
===Aditif===
Aditif adalah bahan suplemen / tambahan untuk membuat produk lebih menarik, misalnya pewangi, pelarut, pemutih, pewarna dst, tidak berhubungan langsung dengan daya cuci deterjen. Additives ditambahkan lebih untuk maksud komersialisasi produk.
Contoh : [[Enzim]], [[Boraks]], [[Sodium klorida]], Carboxy Methyl Cellulose (CMC).
 
[[Category:Produk pembersih]]
 
[[de:Reinigungsmittel]]
[[en:Detergent]]
[[es:Detergente]]
[[fr:Détergent]]
[[it:Detergente]]
[[he:דטרגנט]]
[[ms:Detergen]]
[[nl:Wasmiddel]]
[[ja:洗剤]]
[[pl:Detergent]]
[[pt:Detergente]]
[[fi:Pesuaine]]
[[sv:Tvättmedel]]
1.856

suntingan