Isle de France (Mauritius)

Isle de France (atau lebih akuratnya Île de France) adalah nama dari pulau Samudera Hindia Mauritius dan wilayah dependennya antara 1715 sampai 1810, ketika wilayah tersebut berada di bawah Perusahaan Hindia Timur Prancis dan bagian dari kekaisaran Prancis. Dibawah kekuasaan Prancis, pulau tersebut mengalami perubahan besar.[1]

Isle de France
1715–1810
1715–1791
Bendera
Isle de France
Lambang
Semboyan"Stella Clavisque Maris Indici"  (Latin)
"Star and Key of the Indian Ocean"
Mauritius (+claim islands).svg
StatusKoloni
Ibu kotaLaut Louis
Bahasa yang umum digunakanKreol Mauritius, Prancis
Agama
Kristen, Islam
Era SejarahPeperangan era Napoleon
• Didirikan
1715
• Dibubarkan
1810
Populasi
• 1735
838
Mata uangLivre Prancis
Didahului oleh
Digantikan oleh
Mauritius Belanda
Mauritius Britania
Sekarang bagian dari Mauritius
 Seychelles
 Daratan Selatan dan Antartika Prancis
Templat:Country data Teritorial Samudera Hindia Britania

Pada masa peperangan era Napoleon, Île de France menjadi pangkalan angkatan laut Prancis, termasuk skuadron-skuadron di bawah pengarahan Laksamana Muda[2] Linois atau Komodor Jacques Hamelin, dan korsair-korsair seperti Robert Surcouf, yang mengadakan penyerbuan ke kapal-kapal pedagang Inggris.[1] Penyerbuan tersebut (lihat Pertempuran Pulo Aura dan Kampanye Mauritius 1809–1811) berlangsung sampai 1810 ketika Inggris mengirimkan ekspedisi kuat untuk menaklukan pulau tersebut.

Dalam Perjanjian Paris (1814), Prancis menyerahkan Île de France bersama dengan teritorial-teritorialnya yakni Kepulauan Chagos, Rodrigues, Seychelles, Agaléga, Tromelin dan Cargados Carajos kepada Britania Raya. Pulau tersebut diberikan kembali nama lamanya, 'Mauritius'.

ReferensiSunting

  1. ^ a b "The French period (1715-1810)". Government of Mauritius. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-09-19. Diakses tanggal 26 September 2012. 
  2. ^ French:Contre-amiral

Templat:Bekas koloni Prancis