Buka menu utama

Artikel ini merupakan bagian dari seri
Islam menurut negara

Allah1.png

Masjid Sultan di Singapura yang dibangun pada 1824 dan dideklarasikan menjadi monumen nasional pada 1973. Bangunan tersebut sangat terkenal bagi beberapa pengunjung di Singapura serta komunitas Melayu lokal.

Menurut statistik dari 2010, sekitar 15% dari penduduk Singapura yang berusia 15 tahun atau lebih adalah Muslim. Kebanyakan orang Melayu adalah Muslim Sunni.[1] 17 persen dari Muslim di Singapura berasal dari Asia Selatan. Penganut lainnya meliputi orang-orang yang berasal dari komunitas Tionghoa, Arab dan Eurasia.[2] Meskipun kebanyakan Muslim di Singapura biasanya adalah Muslim Sunni yang mengikuti aliran pemikiran Syafi'i atau Hanafi, terdapat juga Muslim yang mengikuti Islam Syiah dan Ahmadiyyah.[3]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Syed Muhammad Naquib al-Attas, Some Aspects of Sufism as Understood and Practised among the Malays (Singapore: Malaysian Sociological Research Institute, 1963).
  2. ^ International Religious Freedom Report 2006 - Singapore
  3. ^ James L. Peacock. Muslim Puritans: Reformist Psychology in Southeast Asian Islam. hlm. 147. Diakses tanggal 31 Mei 2014. 

Pranala luarSunting