Buka menu utama

Mayor Jenderal Sir Isaac Brock KB (lahir 6 Oktober 1769 – meninggal 13 Oktober 1812 pada umur 43 tahun) merupakan seorang perwira militer Inggris dan administrator. Brock ditugaskan ke Kanada pada tahun 1802. Walaupun sempat menghadapi pembelotan dan pemberontakan, ia memimpin resimennya di Perbatasan Kanada (yang sekarang Ontario) dengan sukses bertahun-tahun lamanya. Ia dipromosikan menjadi mayor jenderal, dan bertanggung jawab sebagai pembela perbatasan Kanada melawan Amerika Serikat. Sebagian besar penduduk di Kanada dan Inggris percaya bahwa perang dapat dihindari, Brock mulai mempersiap-siagakan pasukan dan milisinya. Ketika perang pada tahun 1812 pecah, rakyat sudah dipersiapkan, dan kemenangan dengan cepat dapat diraih di Benteng Mackinac dan Detroit.

Isaac Brock
Pahlawan Kanada Atas
Isaac Brock portrait 1, from The Story of Isaac Brock (1908)-2.png

Perjuangan Brock, terutama kesuksesannya di Detroit, membuahkan penghargaan Ksatria, anggota Ordo Permandian, dan gelar "Pahlawan Perbatasan Kanada". Namanya sering dihubung-hubungkan dengan Pemimpin Penduduk asli Amerika Tecumseh, meskipun kedua pria tersebut hanya berkolaborasi selama beberapa hari saja. Brock wafat di dalam perang Queenston, dimana Inggris memenangkan peperangan tersebut.

Kehidupan AwalSunting

 
Pelabuhan Santo Petrus, dimana Brock dilahirkan

Brock dilahirkan di Pelabuhan Santo Petrus di Kepulauan Channel, Guernsey, putra kedelapan dari keluarga menengah. Ia mendapatkan reputasi selama masa awal pendidikannya di Guernsey sebagai seorang mahasiswa yang tekun, juga seorang perenang dan petinju yang luar biasa. Pada usia 10 tahun, ia dikirim ke sekolah di Southampton dan menghabiskan waktu setahun di Rotterdam untuk belajar bahasa Prancis.

Meskipun kurang mendapat pendidikan formal yang tinggi, Brock menghargai pentingnya suatu pendidikan. Tampaknya sebagai pria dewasa ia sering menghabiskan waktu luangnya dengan mengasingkan diri dikamarnya untuk membaca buku-buku dengan upaya untuk meningkatkan pengetahuannya. Ia membaca banyak karya taktik militer dan ilmu militer, namun ia juga membaca sejarah kuno dan lainnya. Pada saat kematiannya ia memiliki sebuah perpustakaan buku sederhana yang menyimpan karya-karya Shakespeare, Voltaire, dan Samuel Johnson.

Ia menyimpan reputasinya sebagai orang "yang luar biasa tinggi dan kuat" di sepanjang hidupnya, dengan tinggi orang dewasa pada umumnya sekitar 1,88 meter. Pengukuran yang diambil dari seragamnya menunjukkan bahwa pada saat kematiannya ia memiliki ukuran pinggang sepanjang 119 cm dan ukuran lingkar dalam topinya sepanjang 61 cm. Meskipun konon ia adalah seorang pria yang tampan yang suka ditemani oleh para wanita, Brock tidak pernah menikah.

Pelayanan MiliterSunting

 
Pemandangan dari Perang Copenhagen

Brock memiliki sebuah karier militer pasca-perang yang sukses, dan dengan cepat naik pangkat. Beberapa mengkreditkan keberuntungan, dan ketrampilan lainnya di dalam promosinya yang cepat. Kenyataan bahwa promosinya terjadi pada masa damai, dan bahwa Brock tidak memiliki hubungan politik khusus, menambah tingkat kepamorannya.

Pindah ke KanadaSunting

Brock tiba di kanada, bersama dengan ke-49orang lainnya, dan mulanya ditugaskan ke Montreal. Segera pada tahun 1803 ia dihadapkan oleh sebuah masalah utama di Kanada: pembelotan. Tujuh orang prajurit mencuri sebuah kapal dan melarikan diri menyeberangi perbatasan ke Amerika Serikat. Meskipun tidak memiliki yurisdiksi di wilayah Amerika, Brock mengirimkan sekelompok orang untuk mengejar, dan para pemberontak tersebut dapat tertangkap.

ReferensiSunting

Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Francis Gore
Letnan Gubernur Kanada Atas
1811 hingga 1812
Diteruskan oleh:
Roger Hale Sheaffe