IndoMARC adalah sistem katalog perpustakaan di Indonesia dan Malaysia yang dipakai sebagai cara perekaman data bahan pustaka pada sistem perpustakaan berbasis komputer. MARC merupakan singkatan dari Machine Readable Catalogue yang dipakai oleh Library of Congress (Perpustakaan Kongres Amerika Serikat) di USA sejak tahun 1960-an untuk sistem otomasi pada katalog mereka. Komponen IndoMARC bagian kedua yang terpenting memuat informasi sbb:

  • 001 - 009 Ruas kendali
  • 010 - 099 Keterangan kendali, nomor dan kode
  • 100 - 199 Entri utama
  • 200 - 246 Judul dan ruas yang terkait
  • 250 - 299 Edisi, impresum dsb
  • 300 - 399 Deskripsi fisik
  • 400 - 499 Pernyataan seri
  • 500 - 599 Catatan
  • 600 - 599 Akses subjek
  • 700 - 799 Catatan, untuk entri tambahan
  • 800 - 840 Entri tambahan seri
  • 850 - Informasi kepemilikan
  • 900 - 948 Referensi.[1]

System katalog ini pertama kali diaplikasikan pada sistem komputer dan jaringan UNI-Net (Pusyandi-Net) pada tahun 1990-an menggunakan Sistem Operasi Dynix/PICK (sekarang bagian dari UNIX) dan paket software VTLS (Virginia Tech Library System). Dengan dilengkapi peralatan Bar-code dan CDROM, sistem VTLS ini dapat dijalankan pada PC maupun komputer mini dan mampu melayani jaringan komputer sampai 500 terminal yang tersebar di 43 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Untuk perekaman data entry katalog IndoMARC nya dapat juga menggunakan paket software CDS/ISIS yang dikembangkan oleh UNESCO (PBB) ,[2]

RujukanSunting

  1. ^ INDOMARC: Format MARC Indonesia, Perpustakaan Nasional, 2011.
  2. ^ Hary Gunarto, Hardware and Software Specifications for Library Automation in Indonesia, Library Automations Seminar, UKKP-DIKTI, Jakarta, November 1994.