Honda Prospect Motor

Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda di Indonesia

PT Honda Prospect Motor merupakan Agen Tunggal Pemegang Merek Mobil Honda di Indonesia. Sebagai agen tunggal, PT Honda Prospect Motor merupakan satu-satunya perusahaan yang berhak mengimpor, merakit dan membuat kendaraan bermerek Honda di Indonesia.[butuh rujukan]

PT Honda Prospect Motor
Perseroan terbatas
IndustriOtomotif
Didirikan6 Juli 1974 (sebagai PT Prospect Motor)
Maret 1999 (sebagai PT Honda Prospect Motor)
Kantor
pusat
 Indonesia
ProdukMobil
IndukHonda Motor Company

SejarahSunting

Sejarah Honda pertama kali dimulai pada saat pendirian perusahaan Honda di Jepang yang didirikan oleh Soichiro Honda pada 30 September 1948. Seiring dengan perkembangan pabrik otomotif ini, Honda berhasil menggusur dominasi Nissan sebagai produsen mobil terbesar kedua di pada tahun 2001.

Mobil Honda (bukan sepeda motor) masuk pertama kali di Indonesia lewat tangan Hadi Budiman (Ang Kok Ha, 1927-2006). Hadi sendiri sebelumnya dikenal sebagai pedagang; kemudian banting setir menjadi pemilik bengkel dan suku cadang. Setelah menjajal impor mobil-mobil seperti Fiat dan Holden, Hadi mulai mengimpor mobil Honda, dimulai Honda TN360 sebanyak 50 unit, yang dilanjutkan 150 unit lain pada 1968-1969. Setelah hak agen tunggal temannya akan Honda dicabut, Hadi lalu ditunjuk sebagai agen tunggal Honda di Indonesia. Ia lalu mendirikan PT Istana Mobil Raya Motor (disingkat Imora Motor) dengan produk utamanya berupa sedan Honda dan menjadi agen tunggal. Kemudian, di tahun 1975 Hadi mendirikan PT Prospect Motor untuk menjadi perakit mobil Honda di Indonesia.[1][2]

Pada Maret 1999, Honda dan Hadi bersepakat membentuk perusahaan patungan yang menyatukan semua pabrikan (perakitan, komponen, mesin dll), dengan nama PT Honda Prospect Motor (PT HPM), dan kepemilikannya sebanyak 51-49% (awalnya 49-51%)[3] masing-masing untuk Honda dan Hadi. HPM kemudian mendirikan pabrik pertamanya di Karawang, Jawa Barat yang berdiri sejak 2003 telah mencapai produksi ke-100.000 unit. Momentum itu tercatat di Kawasan Industri Mitra Karawang Timur pada tanggal 19 Januari 2007. Dan mobil yang membukukan sejarah sebagai produksi ke-100.000 adalah Honda Jazz VTEC dengan kelir Helios Yellow. Saat ini, keturunan Budiman generasi ketiga masih memegang HPM dan Imora yang menjadi pemain utama mobil Honda.[4]

Tak hanya merayakan produksi ke-100.000 saja, PT HPM pun meresmikan line-off perdana untuk Honda CR-V generasi ketiga. Sekaligus menjadi indikasi bila SUV terbaru racikan pabrikan berlogo H tersebut tak lama lagi sudah bisa dinikmati konsumen.

Kedua seremoni itu bisa dikatakan dua momentum bintang bagi PT HPM di awal 2007. Karena ternyata masih ada satu bintang lagi. Yaitu, pabrik PT HPM di Karawang itu kini sudah dilengkapi perangkat canggih berupa robotic painting yang menyedot investasi hingga 1 juta dollar (Rp. 9,5 miliar).

Jaringan DealerSunting

Produk Honda terdiri dari Honda Jazz, Honda CR-V, Honda Civic, Honda Brio, Honda Accord, Honda City, Honda Odyssey, Honda Mobilio, Honda HR-V dan Honda BR-V yang dipasarkan di seluruh Indonesia. Saat ini PT Honda Prospect Motor tercatat memiliki 145 dealer resmi dan 51 sub dealer 3S yang juga melayani penjualan dan purna jual Honda, sehingga secara total Honda telah memiliki 196 dealer dan sub dealer 3S di seluruh Indonesia.

RujukanSunting

Pranala luarSunting