Buka menu utama

Halusinasi adalah terjadinya persepsi dalam kondisi sadar tanpa adanya rangsang nyata terhadap indra. Kualitas dari persepsi itu dirasakan oleh penderita sangat jelas, substansial dan berasal dari luar ruang nyatanya. Definisi ini dapat membedakan halusinasi dengan mimpi, berkhayal, ilusi dan pseudohalusinasi (tidak sama dengan persepsi sesungguhnya, tetapi tidak dalam keadaan terkendali). Contoh dari fenomena ini adalah di mana seseorang mengalami gangguan penglihatan, di mana ia merasa melihat suatu objek, tetapi indra penglihatan orang lain tidak dapat menangkap objek yang sama.

Halusinasi juga harus dibedakan dengan delusi pada persepsi, ketika indra menangkap rangsang nyata, tetapi persepsi nyata yang diterimanya itu diberikan makna yang berbeda (bizzare). Sehingga orang yang mengalami delusi lebih percaya kepada hal-hal yang tidak masuk logika.

Halusinasi dapat dibagi berdasarkan indra yang bereaksi saat persepsi ini terbentuk, yaitu:

Penyebab halusinasiSunting

  1. Sakit dengan panas tinggi sehingga mengganggu keseimbangan tubuh.
  2. Gangguan jiwa skizofrenia.
  3. Penggunaanan narkoba atau narkotika tertentu seperti ganja, morphin, kokain, dan LSD.
  4. Mengonsumsi alkohol berkadar di atas 35% seperti vodka, gin di atas batas kewajaran.
  5. Trauma yang berlebihan.