Gurun Arab

gurun di Irak, Yaman, Yordania, Oman, Arab Saudi, dan UEA

Gurun Arab (Arab: صحراء_عربية) merupakan sebuah gurun di Semenanjung Arab. Gurun ini memiliki luas wilayah 2.330.000 km² atau 900.000 mil². Gurun ini memiliki panjang 2.100 km dan lebar 1.100 km. Gurun ini melintasi di beberapa negara seperti Yordania, Irak, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yaman.[1] Gurun Arab merupakan gurun pasir terbesar kelima di dunia dan merupakan yang terbesar di Asia. Di tengah gurun tersebut Rub' al Khali, yang merupakan bagian terluas dari Gurun Arab. Rub 'al Khali memiliki area seluas sekitar 250.000 mil² atau 650.000 km².[2]

Gambar satelit Gurun Arab oleh NASA World Wind

FloraSunting

Berdasarkan data yang ada, tercatat bahwa terdapat sekitar 900 spesies tumbuhan yang berada di Ekoregion Gurun Arab. Wilayah Rub'al-Khali memiliki keanekaragaman floristik yang sangat terbatas. Hanya ada 37 spesies tumbuhan di wilayah tersebut. 20 spesies yang tercatat berada di wilayah dalam gurun pasir, sementara spesies yang lain berada di sekitar wilayah tepi luar. Dari 37 spesies tersebut, hanya ada satu atau dua yang merupakan tumbuhan endemik.[3]

Vegetasi wilayah tersebut tersebar cukup merata. Beberapa tumbuhan khas misalnya yaitu Calligonum crinitum di lereng bukit pasir, Cornulaca arabica (saltbush), Salsola stocksii (saltbush), dan Cyperus conglomeratus.[4] Spesies lain yang tersebar luas adalah Dipterygium glaucum, Limeum ​​arabicum, dan Zygophyllum mandavillei. Sangat sedikit pohon yang dapat ditemukan kecuali di area tepi luar (biasanya seperti Acacia ehrenbergiana dan Prosopis cineraria). Spesies lain adalah Calligonum comosum dan Danthonia forskallii.[3]

FaunaSunting

Gurun Arab memiliki 102 spesies mamalia asli.  Mamalia asli tersebut diantaranya yaitu kijang Arab (Oryx leucoryx), Gazella marica, kijang gunung (G. gazella), Capra nubiana, serigala Arab (Canis lupus arabs), hiena bergaris(Hyaena hyaena), karakal (Caracal caracal), kucing pasir (Felis margarita), rubah merah (Vulpes vulpes), dan Cape hare (Lepus capensis).[3] Diperkirakan juga bahwa disana terdapat Citah Asia (Acinonyx jubatus venaticus)[5] dan Singa asia (Panthera leo persica).[6] Selain itu, ekoregion di wilayah tersebut juga merupakan tempat tinggal bagi 310 spesies burung.

Penduduk, bahasa, dan budayaSunting

Daerah Gurun Arab memiliki berbagai budaya, bahasa, dan masyarakat yang berbeda-beda, dengan Islam sebagai agama utama yang paling banyak dianut. Selain itu, kelompok etnis utama di wilayah tersebut adalah orang Arab, dengan bahasa utamanya yaitu bahasa Arab.

PermukimanSunting

Terdapat kota-kota besar yang berada di wilayah ini, seperti Dubai, Abu Dhabi, atau Kuwait City yang berada di pesisir Teluk Persia. Di tengah wilayah gurun, terdapat kota Riyadh yang merupakan ibu kota dari negara Arab Saudi dengan jumlah populasi lebih dari 7 juta penduduk.[7]

Sumber daya alamSunting

Terdapat sumber daya alam (SDA) yang tersedia di Gurun Arab termasuk minyak, fosfat, belerang, maupun gas alam.[8]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Arabian Desert | Facts, Definition, Temperature, Plants, Animals, & Map". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-11. 
  2. ^ "Rub al-Khali | Map & Facts". Encyclopedia Britannica (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-10. 
  3. ^ a b c "Southwestern Asia: Most of Saudi Arabia, extending into Oman, United Arab Emirates, Yemen, Egypt, Iraq, Jordan, and Syria | Ecoregions | WWF". World Wildlife Fund (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-10. 
  4. ^ "Arabian Desert Plants". Gardenerdy (dalam bahasa Inggris). 2011-06-06. Diakses tanggal 2020-12-11. 
  5. ^ "The Mammals of Arabia" (PDF). www.catsg.org/cheetah. hlm. 308–313. Diakses tanggal 10 Desember 2020. 
  6. ^ "The Story Of The Asiatic Lion: Surviving Only In Gujarat, India". WorldAtlas (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-16. 
  7. ^ "Riyadh, Saudi Arabia Metro Area Population 1950-2020". www.macrotrends.net. Diakses tanggal 2020-12-11. 
  8. ^ CNBC.com, Anmar Frangoul | Special to (2015-12-10). "Using solar power to drill for…oil?". CNBC (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-10.