Grafologi

Grafologi dapat diartikan sebagai ilmu tentang tulisan. Ada dua jenis grafologi, yakni grafologi yang bernaung di bawah psikologi[1][2] dan grafologi yang ada dalam bidang linguistik.[3] Dalam psikologi, grafologi adalah tentang analisis pola tulisan tangan yang dapat mengidentifikasi kondisi psikologis maupun karakter dari seseorang.[1] Secara umum, grafologi dikategorikan sebagai ilmu semu.[4][5][6]

Berbeda dengan bidang psikologi yang mengurusi kejiwaan, grafologi di linguistik adalah penyetaraan dengan fonologi dalam kajian bunyi bahasa manusia.[7][8] Satuan dalam grafologi disebut grafem, yang setara dengan fonem.[8][7] Selain itu, ada pula grafetik yang setara dengan fonetik sehingga satuannya pun disusun setara, yakni graf yang setara dengan fon (fona).[8][7]

Dalam bidang grafologi juga dibicarakan beberapa sistem tulisan seperti:[3]

  • ortografi yaitu sistem ejaan yang disepakati untuk sebuah bahasa;
  • stenografi yaitu sistem menulis secara singkat dan cepat;
  • kriptografi yaitu sistem menuliskan pesan-pesan rahasia;
  • paedografi yaitu sistem menulis yang didesain khusus untuk membantu anak-anak belajar membaca; dan
  • teknografi yaitu sistem menuliskan hal-hal khusus untuk kepentingan ilmu pengetahuan seperti aksara fonetik untuk para linguis, simbol-simbol khusus untuk bidang kimia, simbol-simbol khusus kartografi untuk membuat peta, atau bahkan simbol-simbol khusus untuk pemrograman komputer.

Grafologi telah menjadi topik kontroversial selama lebih dari satu abad.[butuh rujukan] Meskipun grafologi dianggap memiliki dampak dalam evaluasi kepribadian oleh para pendukungnya, secara empiris tidak dapat dibuktikan keabsahannya.[9][2]

EtimologiSunting

Grafologi berasal dari kata grapho- (bahasa Yunani: γραφή, bahasa Indonesia: menulis) dan logos (bahasa Yunani: λόγος, bahasa Indonesia: kata).[10]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b Longman Dictionary of Psychology and Psychiatry, Longman Group United Kingdom, 1983 
  2. ^ a b Furnham, Adrian; Barrie Gunter (1987), "Graphology and Personality: Another Failure to Validate Graphological Analysis.", Personality and Individual Differences, 8 (3): 433–435, doi:10.1016/0191-8869(87)90045-6. 
  3. ^ a b 1948-, Gunawan, Fitri,; Untung,, Yuwono,; T.,, Lauder, Multamia R. M. Pesona bahasa : langkah awal memahami linguistik. Jakarta. ISBN 9789792216813. OCLC 156874430. 
  4. ^ Nevo, B Scientific Aspects Of Graphology: A Handbook Springfield, IL: Thomas: 1986
  5. ^ James, Barry (3 August 1993). "Graphology Is Serious Business in France : You Are What You Write?". New York Times. Diakses tanggal 18 September 2010. 
  6. ^ Dunning, Brian. "All About Graphology". Skeptoid.com. Diakses tanggal 2 September 2016. 
  7. ^ a b c Crystal, David (25 Januari 2013). "Graphology". www.davidcrystal.com. Diakses tanggal 19 Maret 2020. 
  8. ^ a b c Crystal, David (2008). A Dictionary of Linguistics and Phonetics. BLACKWELL PUBLISHING. ISBN 978-1-4051-5297-6. 
  9. ^ Driver, Russel H.; Buckley, M. Ronald; Frink, Dwight D. (April 1996), "Should We Write Off Graphology?", International Journal of Selection and Assessment, Blackwell Publishing Ltd, 4 (2): 78–86, doi:10.1111/j.1468-2389.1996.tb00062.x, ISSN 1468-2389. 
  10. ^ "Fine Dictionary". Diakses tanggal 2014-09-22. 

Pranala luarSunting