Buka menu utama

Wikipedia β

Gerardus Mayela Sudarta

Gerardus Mayela Sudarta atau lebih dikenal dengan nama G.M. Sudarta (lahir di Klaten, Jawa Tengah, 20 September 1945 – meninggal 30 Juni 2018 pada umur 72 tahun) adalah seniman dan kartunis berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal secara luas di kancah senirupa saat karya-karyanya menghiasi harian umum Kompas setiap hari Minggu. Meski gambar kartunya berisi kritik, namun tetap membuat penikmatnya tetap tersenyum. Kemampuannya di bidang karikatur membawa dirinya berulang kali dia menerima penghargaan.[1][2]

Daftar isi

Latar belakangSunting

Usai menamatkan SMA di Klaten, tahun 1965, ia meneruskan pendidikan ke ASRI Yogyakarta. Semasa kuliah, dia sempat menjadi kartunis di majalah Merah Putih, Jakarta (1966). Pada tahun yang sama, bekerja sama dengan Pramono mendesain diorama Monumen Nasional. Ia juga ikut andil dalam merancang pembangunan Monumen Pahlawan Revolusi Lubang Buaya. Sebagai karikaturis G.M. Sudarta peka menangkap berbagai fenomena sosial, ekonomi, politik, dan budaya di tanah air.[3]

G.M. Sudarta mengawali kariernya sebagai pengisi kolom karikatur di harian Kompas edisi Minggu sejak 1967. Hingga kini, G.M. Sudarta telah melahirkan ribuan karya. Di kancah senirupa Indonesia, namanya diidentikkan dengan sosok Oom Pasikom, tokoh kartun yang kerap menyapa pembaca Kompas. Lewat Oom Pasikom, G.M. Sudarta mengemas isu-isu aktual yang terjadi di tanah air maupun manca negara. Secara memikat, ia mampu melontarkan celetukan-celetukan cerdas bahkan sering kali mengejutkan. Daya kreativitasnya semakin terpacu tatkala masa pemerintahan Orde Baru berakhir. Reformasi memberikan banyak ide segar. Rasa marah, sedih, dan kesal ia tuangkan ke atas kertas.[4]

KematianSunting

G.M. Sudarta meninggal dunia pada tanggal 30 Juni 2018 di usia 72 tahun.[5][6]

BibliografiSunting

  • Smile In Indonesia (1972)
  • Senilukis Bali dalam 3 Generasi (1975)
  • Indonesia 1967-1980 Kumpulan Kartun (1980)
  • Humor Reformasi (1995)
  • Reformasi Kumpulan Kartun (2000)
  • 40 tahun Oom Pasikom (2007)
  • Bunga Tabbur Terakhir (2011)

PenghargaanSunting

  • Hadiah II Lomba Kartun PWI (1967)
  • Hadiah Kartun Terbaik dalam rangka Hari Bhayangkara (1971)
  • Hadiah Kalam Kencana dari Dewan Pers Indonesia (1977)
  • Honorary Mention Award dari House of Humor, Gabrovo, Bulgaria (1981)
  • Kartun Terbaik versi Departemen P&K (1982), Kartun Terbaik versi Departemen P&K (1984)
  • Hadiah Jurnalistik Adinegoro dan Trofi PWI (1983)
  • Hadiah Jurnalistik Adinegoro dan Trofi PWI (1984)
  • Hadiah Jurnalistik Adinegoro dan Trofi PWI (1985)
  • Hadiah Jurnalistik Adinegoro dan Trofi PWI (1986)
  • Hadiah Jurnalistik Adinegoro dan Trofi PWI (1987)
  • Best Cartoon of Nippon (2000)
  • Gold Prize of Tokyo Nokai, kompetisi kartun internasional (2004)
  • Penghargan Budaya Adi Karsa dari Dewan Kesenian Klaten (2005)

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Website resmi harian umum Kompas, diakses 2 Maret 2015
  2. ^ Website resmi Taman Ismail Marzuki, diakses 2 Maret 2015
  3. ^ Kota Santri: GM Sudarta kembali kepada keagungan, diakses 2 Maret 2015
  4. ^ Berita Satu: GM Sudarta luncurkan kumpulan cerpen, diakses 2 Maret 2015
  5. ^ Media, Kompas Cyber (2018-06-30). "Karikaturis "Oom Pasikom" GM Sudarta Tutup Usia - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-30. 
  6. ^ Setyanti, Christina Andhika. "Karikaturis Oom Pasikom GM Sudarta Meninggal Dunia". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2018-06-30.