Buka menu utama

Gara-gara merupakan acara televisi bertemakan komedi situasi yang diproduksi oleh Multivision Plus. Sinetron ini merupakan sinetron komedi situasi pertama yang pertama kali diproduksi pada masanya, yang kemudian ditayangkan oleh RCTI pada awal tahun 1992. Sinetron ini juga pernah ditayangkan oleh SCTV ketika masih melakukan siaran relai bersama dari RCTI hingga tahun 1993.

Gara-gara
PembuatMultivision Plus
SutradaraHadi Purnomo
Arizal
PemeranLydia Kandou
sebagai Merry
Jimmy Gideon
sebagai Jimmy
Sion Gideon
sebagai Sion
Penggubah lagu temaGatot Sudarto
NegaraIndonesia
Jumlah musim2
Jumlah episodeSeason 1
150 episode
Season 2 (dikenal sebagai Gara-gara Plus)
100 episode
Produksi
Produser eksekutifGobind Punjabi
ProduserRaam Punjabi
LokasiJakarta
Durasi30 menit
Rilis
Jaringan penyiarRCTI
SCTV (1992-1993)
TPI(2003-2004)
Format audioStereo
Tanggal rilis1992 –
1998

SinopsisSunting

Komedi situasi yang skenarionya dibuat oleh Deddy Armand ini menceritakan tentang satu keluarga yang disisipi berbagai gara-gara[1]. Tiga tahun Jimmy dan Merry menikah, selalu saja ada masalah. Jimmy sepintas selalu genit dan merasa bahwa dirinya sebagai pekerja kantoran, ia ingin segala sesuatunya tidak ada yang melarang. Sementara Merry memperjuangkan hak dan kesetaraannya sebagai seorang wanita yang mandiri. Permasalahan ini terkadang ditengahi oleh Sion, yang merupakan adik kandung Merry. Namun Sion sendiri selalu dimarahi karena dianggap masih remaja dan belum mengerti apa-apa.

Jimmy dan Merry memiliki tetangga. Yakni Habil (diperankan oleh Habil Gideon) dan Santi, istrinya (diperankan oleh Angel Ibrahim). Selain Habil dan Santi, Jimmy dan Merry juga memiliki tetangga lain, yakni Bang Hamid (diperankan oleh Robert Syarif) dan Ida (diperankan oleh Tarida Gloria). Tak pelak, tetangganya ini juga sering dilibatkan dalam masalah yang menimpa Jimmy dan Merry.

Turut pula dalam komedi situasi ini, Pietrajaya Burnama berperan sebagai Papi, yakni ayah dari Jimmy. Sementara itu Nany Wijaya berperan sebagai Mami, ibu dari Merry. Sama seperti Jimmy dan Merry, keduanya seringkali cekcok dan berselisih paham, terutama menyoal anak-anaknya.

Gara-gara PlusSunting

Perbedaannya dengan Gara-gara sesi pertama, nampak pada penambahan pemain tetap dan lebih banyak pada cerita bersambung. Adapun Polo dan Untung yang berperan sebagai pembantu di rumah Merry. Seringkali bersitegang dengan Sion. disisi lain, tokoh Santi juga ditiadakan. Gara-gara plus juga ditayangkan pada malam hari, bukan pada sore hari menjelang petang, seperti pada sesi pertama.

RujukanSunting

  1. ^ Kuswandi, Wawan. Komunikasi Massa, Sebuah Analisis Media Televisi, Jakarta : Rineka Cipta,1996. Hal 150