Buka menu utama

Freddy Numberi

politisi Indonesia

Laksamana Madya TNI (Purn.) Freddy Numberi (lahir di Yapen Waropen, Papua, 15 Oktober 1947; umur 72 tahun) adalah mantan tokoh militer dan seorang politikus Indonesia. Ia terakhir menjabat sebagai Menteri Perhubungan.[1]

Laksdya. TNI (Purn.)
Freddy Numberi
Menteri Freddy Numberi.jpg
Menteri Perhubungan Indonesia ke-34
Masa jabatan
22 Oktober 2009 – 19 Oktober 2011
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
PendahuluJusman Syafii Djamal
PenggantiEvert Ernest Mangindaan
Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia ke-3
Masa jabatan
21 Oktober 2004 – 20 Oktober 2009
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
PendahuluRokhmin Dahuri
PenggantiFadel Muhammad
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Indonesia ke-8
Masa jabatan
28 Oktober 1999 – 29 Agustus 2000
PresidenAbdurrahman Wahid
PendahuluHartarto Sastrosunarto
PenggantiRyaas Rasyid
Gubernur Irian Jaya ke-11
Masa jabatan
April 1998 – 15 April 2000
PresidenSoeharto
B.J. Habibie
Abdurrahman Wahid
PendahuluJacob Pattipi
PenggantiJ.P. Solossa
Informasi pribadi
Lahir15 Oktober 1947 (umur 72)
Yapen Waropen, Nugini Belanda
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PasanganAnnie Numberi
Anak2
Alma materAkademi Angkatan Laut (1971)
PekerjaanPolitikus
ProfesiTentara
Dinas militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangInsignia of the Indonesian Navy.svg TNI Angkatan Laut
Masa dinas1971–1998
PangkatPdu laksdyatni staf.png Laksamana Madya
SatuanKorps Pelaut

Sebelumnya ia menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan (2004–2009). Ia menjabat Gubernur Papua pada tahun 1998 setelah pensiun dari TNI-AL. Dalam Kabinet Persatuan Nasional (1999-2001), Freddy adalah Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara. Di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri, Freddy dipilih sebagai Duta Besar Indonesia untuk Italia dan Malta. Ia lalu dilantik sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan pada tahun 2004 hingga tahun 2009. Pada 2009 - 2011, ia diangkat menjadi Menteri Perhubungan menggantikan Jusman Syafii Djamal.

Karier MiliterSunting

Freddy menyelesaikan Pendidikan AKABRI pada tahun 1968, kemudian masuk pendidikan khusus AAL di Surabaya pada tahun 1969 dan lulus bulan Desember 1971. Setalah lulus dari AAL ia dipercaya menjadi Komandan KRI Sembilan di kawasan timur Indonesia, Komandan Satuan Tugas Proyek Pengadaan Kapal Parchim, Frosch, dan Kondor periode 1995-1996. Pangkat tertingginya di Angkatan Laut (TNI AL) adalah Laksamana Madya.[2]

  • Komandan KRI Sembilan di kawasan timur Indonesia
  • Komandan Satuan Tugas Proyek Pengadaan Kapal Parchim, Frosch, dan Kondor, 1995-1996
  • Komandan Pangkalan Utama TNI AL V Irian Jaya-Maluku

GaleriSunting

ReferensiSunting

Pranala luarSunting

Jabatan politik
Didahului oleh:
Jusman Syafii Djamal
Menteri Perhubungan Indonesia
2009–2011
Diteruskan oleh:
E.E. Mangindaan
Didahului oleh:
Rokhmin Dahuri
Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia
2004–2009
Diteruskan oleh:
Fadel Muhammad
Didahului oleh:
Hartarto Sastrosunarto
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Indonesia
1999–2000
Diteruskan oleh:
Ryaas Rasyid
Didahului oleh:
Jacob Pattipi
Gubernur Papua
1998–2000
Diteruskan oleh:
Jacobus Perviddya Solossa
Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Soendaroe Rachmad
Duta Besar Indonesia untuk Italia
2001–
Diteruskan oleh:
Susanto Sutoyo