Fikrul Hanif Sufyan

Fikrul Hanif Sufyan (lahir di Padang, Sumatra Barat, 2 Januari 1980; umur 40 tahun) adalah pengamat sejarah lokal Sumatra Barat. Saat ini, ia menjadi dosen di STKIP Yayasan Abdi Pendidikan, Payakumbuh dan aktif sebagai kolumnis di harian Republika.[1][2] Penelitiannya berkenaan sejarah lokal telah dipublikasikan di beberapa jurnal sejak 2011.

Fikrul Hanif Sufyan
250px
Lahir2 Januari 1980 (umur 40)
Bendera Indonesia Padang, Sumatra Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
AlmamaterUniversitas Andalas
PekerjaanDosen
Dikenal atasPengamat sejarah lokal Sumatra Barat
Orang tuaSufyan Sulaiman (ayah)
Ermida Syarif (ibu)

BiografiSunting

Fikrul Hanif Sufyan merupakan anak kedua dari pasangan Sufyan Sulaiman dan Ermida Syarif. Ia menyelesaikan pendidikan SD di Padang, SMP di Tangerang, dan SMA di Bogor. Kembali ke Padang pada 1998, ia mengambil kuliah di program studi Ilmu Sejarah Universitas Andalas dan tamat pada 2003. Pada 2009, ia melanjutkan program magister di kampus yang sama dan tamat pada 2011.

Fikrul sempat bekerja sebagai reporter untuk harian Rakyat Merdeka (2004).[3] Setelah itu, ia bekerja sebagai editor untuk buku ilmu-ilmu sosial dan sejarah pada penerbit Sari Ilmu Pratama (2005–2008) dan Yudhistira (2007–2009).[4]

Pada 2008, ia mulai menjadi staf pengajar di program studi Pendidikan Sejarah STKIP Abdi Pendidikan, Payakumbuh. Setelah menyelesaikan S-2, ia sempat menjadi dosen tidak tetap di Ilmu Sejarah Universitas Andalas (2011–2013) dan STKIP PGRI Sumatra Barat (2012–2013). Pada 2015, ia diangkat sebagai Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STKIP Abdi Pendidikan untuk periode jabatan hingga 2019.

KaryaSunting

  • Sang Penjaga Tauhid: Studi Protes Terhadap Tirani Kekuasaan 1982−1985 (2014)
  • Menuju Lentera Merah: Gerakan Propagandis Komunis di Serambi Mekah 1923-1949 (2018)
  • Chatib Sulaiman Sang Republiken (2019)
  • Hikmah dan Aksi Gempa (2019)

ReferensiSunting

Pranala luarSunting