Falcon Heavy

kendaraan peluncur antariksa yang dikembangkan oleh SpaceX

Falcon Heavy (FH) adalah kendaraan peluncur orbital kelas berat yang sebagian dapat digunakan ulang, dirancang dan diproduksi oleh SpaceX. Falcon Heavy berasal dari roket Falcon 9 dan terdiri dari tahap pertama Falcon 9 yang dimodifikasi sebagai inti tengah (center core) dan ditambah dua buah tahap pertama Falcon 9 sebagai booster samping serta satu tahap atas Falcon 9. Kedua tahap roket menggunakan propelan oksigen cair (LOX) dan minyak tanah roket-grade (RP-1). Falcon Heavy memiliki kapasitas muatan tertinggi dari setiap kendaraan peluncur yang saat ini beroperasi, dan kapasitas tertinggi keempat dari roket apa pun yang pernah dibuat, mengikuti Saturn V Amerika dan Energia Soviet serta N1.

Falcon Heavy
Falcon Heavy logo.svg
Peluncuran roket pada Misi Demonstrasi Falcon Heavy
Peluncuran roket pada Misi Demonstrasi Falcon Heavy
Fungsi Kendaraan peluncur luar angkasa kelas berat yang dapat digunakan kembali sebagian
Produsen SpaceX
Negara asal United States
Biaya per peluncuran (2021)
  • Digunakan kembali: $90 juta[1]
  • Dibuang setelah diluncurkan: $150 juta[2]
Ukuran
Tinggi 70 m (230 ft)[3]
Diameter 3.66 m (12.0 ft) (masing-masing pendorong)[3]
Massa 1,420,788 kg (3,132,301 pon)[3]
Tingkatan 2+
Kapasitas
Muatan menuju LEO63,800 kg (140,700 pon)[3]
Muatan menuju GTO26,700 kg (58,900 pon)[3]
Muatan menuju Mars16,800 kg (37,000 pon)[3]
Muatan menuju Pluto3,500 kg (7,700 pon)[3]
Roket terkait
Roket sejenis
Sejarah peluncuran
Status Aktif
Tempat peluncuran Pusat Luar Angkasa Kennedy, Kompleks Peluncuran 39A
Total peluncuran 3
Keberhasilan
peluncuran
3
Penerbangan perdana 6 Februari, 2018[4]
Pendorong
Jumlah pendorong2
Mesin9 Merlin 1D per pendorong
Daya dorongPermukaan laut: 7.6 MN (1,700,000 lbf) (masing-masing)
Vakum: 8.2 MN (1,800,000 lbf) (masing-masing)
Daya dorong totalPermukaan laut: 15.2 MN (3,400,000 lbf)
Vakum: 16.4 MN (3,700,000 lbf)
Impuls spesifikPermukaan laut: 282 detik[5]
Vacuum: 311 detik[6]
Durasi pembakaran154 detik
Bahan bakarLOX didinginkan / RP-1 dingin[7]
Tingkat First
Mesin9 Merlin 1D
Daya dorongPermukaan laut: 7.6 MN (1,700,000 lbf)
Vakum: 8.2 MN (1,800,000 lbf)
Impuls spesifikPermukaan laut: 282 detik
Vakum: 311 detik
Durasi pembakaran187 detik
Bahan bakarLOX didinginkan / RP-1 dingin
Tingkat Second
Mesin1 Merlin 1D Vakum (MVac)
Daya dorong934 kN (210,000 lbf)[3]
Impuls spesifik348 detik[3]
Durasi pembakaran397 detik[3]
Bahan bakarLOX / RP-1

SpaceX melakukan peluncuran perdana Falcon Heavy pada 6 Februari 2018.[4] Pada peluncuran tersebut, Roket membawa dummy payload berupa mobil Tesla Roadster milik pendiri SpaceX Elon Musk. Falcon Heavy dan Falcon 9 pada akhirnya akan digantikan oleh roket Starship yang sedang dalam pengembangan.

Peluncuran dan JadwalSunting

Penerbangan ke- Tanggal peluncuran Muatan Pelanggan Hasil Keterangan
1
6 Februari 2018,

20:45 UTC

Elon Musk's Tesla Roadster SpaceX Sukses Mobil Tesla Roadster milik Elon Musk dikirim menuju orbit heliosentrik trans-Mars. Kedua pendorong samping berhasil mendarat; booster pusat mengalami kegagalan pada sistem mesin saat fase akhir pendaratan dan menabrak samudra, merusak dua mesin kapal drone. Misi ini awalnya dimaksudkan untuk diluncurkan awal 2013.
2
11 April 2019, 22:35 UTC Arabsat-6A Arabsat Sukses Satelit komunikasi berat Arab Saudi. Ketiga booster berhasil mendarat dan kedua booster samping digunakan kembali pada misi STP-2. Pada saat menuju ke pelabuhan, inti roket terguling dan mengalami kerusakan sebanyak 80 persen. Sehingga tidak bisa digunakan kembali untuk misi yang akan mendatang
3
25 Juni 2019, 6:30 AM UTC USAF STP-2 DoD Sukses Misi ini akan mendukung proses sertifikasi EELV Angkatan Udara AS untuk Falcon Heavy. Payload sekunder termasuk LightSail, GPIM, Deep Space Atomic, enam satelit COSMIC-2, satelit Oculus-ASR, Prox-1 nanosatellites, dan satelit ISAT. Menggunakan kembali booster samping dari peluncuran Arabsat-6A. Booster samping berhasil mendarat untuk kedua kalinya. Namun, inti roket meledak setelah gagal mengarahkan laju thrust dari Merlin 1D. Hal ini disebabkan karena suhu dan energi re-entry yang terlalu tinggi, sehingga melelehkan Thrust Vector Control (TVC) dari Merlin 1D
28 Februari 2021[8] USSF-44 (sebelumnya AFSPC-52) Angkatan Antariksa Amerika Serikat Direncanakan Penerbangan pertama dengan pengiriman langsung ke orbit geostasioner dengan paket (payload) yang dirahasiakan. Dikarenakan pengiriman ini, roket inti tengah (center core first stage) akan dibuang dan roket pendorong akan didaratkan di laut pada dua kapal pendaratan nirawak
Q4 2020 Ovzon-3 Ovzon Direncanakan Satelit komunikasi untuk penyedia pita lebar seluler Swedia. Pengiriman langsung ke orbit geostasioner.
2020 - 2022 ViaSat-3 Viasat Direncanakan Satelit Ka-band melayani APAC, EMEA, atau Amerika.
Akan diumumkan Akan diumumkan Inmarsat Direncanakan Opsi peluncuran menggunakan Falcon Heavy kembali ditindak lanjuti setelah pembatalan Inmarsat untuk meluncur menggunakan Falcon Heavy pada 2016 dan beralih ke roket Ariane 5
Akan diumumkan Akan diumumkan Intelsat Direncanakan Opsi peluncuran ditandatangani kembali pada 2012.

ReferensiSunting

  1. ^ "Capabilities & Services". SpaceX. 2017. Diarsipkan dari versi asli tanggal October 7, 2013. Diakses tanggal April 5, 2017. 
  2. ^ Sheetz, Michael (February 12, 2018). "Elon Musk says the new SpaceX Falcon Heavy rocket crushes its competition on cost". CNBC. Diarsipkan dari versi asli tanggal July 3, 2018. Diakses tanggal May 24, 2018. 
  3. ^ a b c d e f g h i j "Falcon Heavy". SpaceX. November 16, 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal April 6, 2017. Diakses tanggal April 10, 2020. 
  4. ^ a b "SpaceX Falcon Heavy launch puts on spectacular show in maiden flight". www.cbsnews.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-10-15. 
  5. ^ "Falcon 9". SpaceX. November 16, 2012. Diarsipkan dari versi asli tanggal May 1, 2013. Diakses tanggal September 29, 2013. 
  6. ^ Ahmad, Taseer; Ammar, Ahmed; Kamara, Ahmed; Lim, Gabriel; Magowan, Caitlin; Todorova, Blaga; Tse, Yee Cheung; White, Tom. "The Mars Society Inspiration Mars International Student Design Competition" (PDF). Mars Society. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal March 4, 2016. Diakses tanggal October 24, 2015. 
  7. ^ Musk, Elon [@elonmusk] (December 17, 2015). "-340 F in this case. Deep cryo increases density and amplifies rocket performance. First time anyone has gone this low for O2. [RP-1 chilled] from 70F to 20 F" (Tweet). Diakses tanggal December 19, 2015 – via Twitter. 
  8. ^ "Thomas Burghardt on Twitter: "The launch of USSF-44 on the next flight of SpaceX's Falcon Heavy rocket is now scheduled for February 28, 2021 according to a presentation by Brig. Gen. Cothern at the RAND Space Launch Virtual Forum." / Twitter". Twitter. Diakses tanggal 2020-10-15. 

Pranala luarSunting