Buka menu utama

Perekonomian Malta berlandaskan pada jasa dan sangat terindustrialisasi. Malta digolongkan sebagai negara dengan ekonomi maju oleh Dana Moneter Internasional[13] dan dianggap sebagai negara maju oleh Bank Dunia,[14] dan ekonomi yang digerakkan inovasi oleh Forum Ekonomi Dunia.[15] Malta merupakan negara anggota Uni Eropa dan zona euro, setelah secara resmi memberlakukan euro sebagai mata uang pada tanggal 1 Januari 2008.[16]

Ekonomi Malta
Valletta Altstadt 4.JPG
Mata uangEuro (EUR)[1]
Tahun fiskalTahun kalender
Organisasi perdaganganUE, WTO dan OSCE
Statistik
PDB$11,22 miliar (KKB, 2013)
Pertumbuhan PDB2,4% (Riil, 2013)
PDB per kapita$29.200 (KKB, 2012)
PDB per sektorPertanian: 1,4%; Industri: 11,4%; Jasa: 87,2% (2015)[2]
Inflasi (IHK)1,0% (CPI, 2013)
Penduduk
di bawah garis kemiskinan
15,1% (2012)
Koefisien gini27,1 (2012)
Angkatan kerja190.400 (2013)
Angkatan kerja
berdasarkan sektor
Pegawai Negeri: 26,6%
Perdagangan, Transportasi, Akomodasi, dan Pangan: 28,6%
Manufaktur & Industri: 15,7%
Sains dan Teknologi: 7,7%
Konstruksi: 5,6%
Keuangan dan Asuransi: 4,4%
Pertanian dan Perikanan: 1,6%
Informasi dan Komunikasi: 3,5%
Jasa lain: 5,6% (2014)[3]
Pengangguran5,9% (02.2015)[4]
Gaji kotor rata-rata€1.355,58 per bulan (2014)[5]
€16.267 per tahun (2014)[5]
Industri utamaPariwisata, elektronik, konstruksi dan perbaikan kapal, konstruksi, makanan dan minuman, obat-obatan, pakaian, tembakau, jasa penerbangan, jasa keuangan, jasa teknologi informasi
Peringkat kemudahan melakukan bisniske-84 (2018)[6]
Eksternal
Ekspor$4,938 miliar (2014 )
Komoditas eksporMesin, bahan bakar minyak, obat-obatan, buku cetak dan koran, pesawat terbang dan suku cadang, mainan, perlengkapan olahraga
Tujuan ekspor utama Jerman 18,1%
 Libya 10,2%
 Prancis 8,6%
 Britania Raya 7,3%
 Italia 5,9%
 Turki 5,9%
 Yunani 5,1%
 Tiongkok 4,3%
(2014)[7]
Impor$8,384 miliar (2014)
Komoditas imporBahan bakar minyak, mesin listrik, pesawat terbang dan suku cadang, mesin, plastik dan barang semi-manufaktur lainnya, kendaraan dan suku cadang
Negara asal impor utama Italia 19,3%
 Britania Raya 10,3%
 Jerman 8,2%
 Prancis 7,1%
 Tiongkok 5,8%
 Yunani 5,0%
 Spanyol 4,8%
 Belanda 3,7% (2014)[8]
Modal investasi langsung asing$15,17 miliar (31 Juni 2013)
Utang kotor luar negeri$5,241 miliar (2013 )[9]
Pembiayaan publik
Utang publik63,9% dari PDB (2015)[10]
Pendapatan$4,843 miliar (2013)
Beban$4,322 miliar (2013)
Peringkat utang
Cadangan mata uang asing$377 miliar (31 Desember 2013)
Sumber data utama: CIA World Fact Book

Kekuatan ekonomi dari Malta adalah lokasi yang strategis, karena terletak di tengah-tengah Laut Mediterania di persimpangan jalan antara Eropa, Afrika Utara dan Timur Tengah; ekonomi pasar yang sudah maju dan terbuka; penduduk multilingual (88% rakyat Malta berbahasa inggris);[17] angkatan kerja yang produktif; pajak perusahaan yang rendah[18] dan keuangan serta TIK yang maju. Ekonomi Malta bergantung pada perdagangan luar negeri, manufaktur (terutama barang elektronik), pariwisata dan jasa keuangan. Pada tahun 2014, lebih dari 1,7 juta wisatawan mengunjungi pulau ini.[19]

PDB per kapita Malta yang disesuaikan dengan kesetimbangan kemampuan belanja sebesar $29.200[20] dan menempati peringkat ke-15 dari seluruh anggota Uni Eropa dalam hal standar kemampuan belanja.[21] Sepanjang tahun 2013, Malta mencatatkan defisit anggaran sebesar 2,7%,[22] tetapi masih berada dalam batas pada kriteria Maastricht, dan utang pemerintah sebesar 69.8%.[23] Tingkat pengangguran di Malta sebesar 5.9%, yang menjadi pengangguran terendah peringkat ke-6 di Uni eropa.[24]

Malta adalah negara paling demokratis ke-15 di dunia menurut Economist Intelligence Unit.

Ekonomi ModernSunting

Ekonomi Malta bergantung pada perdagangan luar negeri, manufaktur (terutama barang elektronik dan obat-obatan), dan pariwisata. Malta mengadopsi mata uang Euro pada tanggal 1 Januari 2008.

Kunjungan wisatawan mancanegara dan penerimaan devisa yang berasal dari sektor pariwisata terus meningkat sejak tahun 1987. Setelah Serangan 11 September, industri pariwisata mengalami penurunan sementara. Dengan bantuan internasional yang menguntungkan iklim ekonomi, ketersediaan sumber daya domestik, dan kebijakan industri yang mendukung investasi asing telah mampu mempertahankan periode pertumbuhan ekonomi yang cepat.

Selama tahun 1990-an, pertumbuhan ekonomi Malta melaju dengan cepat. Hal tersebut dapat terjadi karena permintaan domestik (terutama konsumsi) yang didorong oleh peningkatan pengeluaran pemerintah yang besar dan ekspor barang dan jasa. Didukung oleh pertumbuhan yang kontiinu, Malta berhasil mempertahankan tingkat pengangguran yang rendah. Tekanan pasar tenaga kerja telah meningkat karena kurangnya tenaga kerja yang terampil meskipun imigran ilegal terus berdatangan.

Pertumbuhan permintaan kredit di sektor publik dan swasta telah membuat diberlakukannya pencatuan kredit ke sektor swasta dan kebijakan tanpa bunga oleh bank. Namun setelah kebijakan pengendalian diterapkan, tingkat inflasi tetap rendah (2.2% menurut Bank Sentral Malta pada tahun 2007), yang mencerminkan dampak dari kebijakan nilai tukar tetap (setara dengan euro) dan kontrol harga.

Malta mempunyai industri manufaktur barang dengan kegunaan yang berharga seperti barang elektronik dan obat-obatan, dan sektor manufaktur di Malta mempunyai lebih dari 250 perusahaan milik asing. Pariwisata menghasilkan sekitar 15% dari PDB. Produksi film di Malta juga merupakan industri yang berkembang (sekitar 35 juta euro antara tahun 1997 dan 2011), meskipun terdapat persaingan yang ketat antara lokasi film lainnya seperti di Eropa Timur dan Afrika Utara. Komisi Film Malta memberikan layanan dukungan bagi perusahaan film asing untuk film (seperti Gladiator, Troy, Munich, Count of Monte Cristo dan World War Z yang mengambil latar di Malta selama beberapa tahun terakhir), iklan, dan serial televisi yang akan dibuat di Malta.[25]

Selama periode 2001-2004, rata-rata pertumbuhan riil PDB Malta sebesar 0,4%[26] karena Malta kehilangan momentum dalam mengembangkan pariwisata dan industri lainnya. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,4%, level terendah dalam 3 tahun. Banyak perusahaan negara diprivatisasi dan pasar semakin diliberalisasi.

Kebijakan fiskal telah diterapkan untuk menurunkan defisit anggaran setelah utang negara bertambah dari yang sebelumnya tidak ada pada tahun 1988 menjadi 56% pada tahun 1999 dan 69.1% pada tahun 2009.[27] Pada tahun 2007, rasio defisit terhadap PDB berada di bawah 3% seperti yang diperlukan untuk menjadi anggota zona euro, tetapi karena pengeluaran pra-pemilu menyebabkan rasio naik menjadi 4,4% pada tahun 2008 dan turun menjadi 3,8% pada tahun 2009.

IndustriSunting

Rata-rata penyerapan tenaga kerja dan pendapatan tahunan di industri manufaktur (2007)[28]
Sektor Rata-rata penyerapan

kerja

Rata-rata

pendapatan per kapita
(dalam euro)

Makanan dan Minuman; Tembakau 2.873 13.441
Produk tekstil 422 15.512
Pakaian 733 11.698
Produk kulit 185 9.308
Produk kayu 78 12.000
Kertas 265 15.698
Penerbitan dan percetakan 1.669 17.615
Bahan kimia dan produk kimia 1.038 19.052
Karet dan produk plastik 1.578 15.254
Produk mineral nonlogam lainnya 766 11.928
Produk logam 596 14.451
Mesin 446 13.518
Peralatan listrik 1.409 16.515
Radio, TV, dan peralatan komunikasi 3.168 18.673
Peralatan medis, optik dan peralatan canggih 877 15.582
Kendaraan bermotor dan trailer 50 10.220
Peralatan transportasi lainnya 258 20.938
Furnitur 1.597 15.753
Total 18.008 15.812

KemiskinanSunting

Kemiskinan adalah masalah di Malta, tetapi kondisinya tidak lebih buruk jika dibandingkan dengan negara anggota Uni Eropa lainnya.[29] Sebanyak 15% warga Malta hidup di bawah garis kemiskinan pada tahun 2008. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Jesuit Centre for Faith and Justice, orang-orang dengan masalah judi, alkohol, dan narkoba, orang tua tunggal, dan orang-orang yang berusia di atas 65 tahun lebih rentan terhadap kemiskinan.[30]

Untuk mengatasi masalah kemiskinan, pada tanggal 24 Desember 2014 Malta menerapkan Kebijakan Strategis Nasional untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Inklusi Sosial; kebijakan ini akan berlaku dari tahun 2014 hingga 2024.[31] Dalam kebijakan ini, para pemangku kepentingan akan terlibat dalam pembahasan tentang bagaimana untuk mengurangi kesulitan hidup yang dialami oleh keluarga yang tinggal di Malta.[32]

Sistem untuk pengangguranSunting

Manfaat bagi pengangguran diberikan berdasarkan skema iuran dan noniuran. Manfaat dari skema iuran dIberikan jika pengangguran telah membayar iuran selama 50 minggu. Skema noniuran merupakan Manfaat Pengangguran Sosial yang diberikan setelah dilakukan peninjauan kepada kepala rumah tangga. Untuk berhak mendapat manfaat pengangguran, seseorang harus mampu bekerja dan terdaftar sebagai pengangguran.[33]

Ada tiga kategori pengangguran di Malta. Kategori satu untuk orang yang belum pernah bekerja. Kategori dua untuk orang yang berhenti atau dipecat dari pekerjaannya. Kategori ketiga untuk orang yang saat ini bekerja tetapi mencari pekerjaan lain. Manfaat bagi pengangguran diberikan selama 156 hari setelah seseorang memenuhi syarat untuk mendapat manfaat pengangguran.[34] Warga yang berhak untuk manfaat pengangguran adalah warga Malta yang berusia minimal 16 tahun, warga mendaftar untuk program kerja dan studi, dan warga luar Malta yang dipekerjakan oleh perusahaan asing.[35]

Sistem PensiunSunting

Malta mempunyai sistem pensiun publik dan swasta. Ada dua jenis iuran untuk sistem pensiun publik: kelas satu dan kelas dua. Orang yang bekerja pada orang lain membayar iuran kelas satu dan mereka yang berwiraswasta membayar iuran kelas dua.[36] Terdapat peningkatan umur yang sah untuk mendapat dana pensiun dari pemerintah Malta. Seseorang yang lahir pada tahun 1953 harus berumur 62 tahun untuk bisa menerima dana pensiun sementara orang lahir pada tahun 1960 harus berumur 64 tahun untuk bisa menerima dana pensiun.[37] Persyaratan lain untuk memenuhi syarat agar dapat menerima program pensiun Malta adalah bahwa seseorang harus memberikan iuran kepada pemerintah untuk jangka waktu tertentu atau mereka tidak akan berhak menerima manfaat.[38]

ReferensiSunting

  1. ^ Sebelum 1 Januari 2008: Lira Malta
  2. ^ The World Factbook. Central Intelligence Agency https://www.cia.gov/library/publications/the-world-factbook/geos/mt.html. Diakses tanggal 3 December 2016.  Tidak memiliki atau tanpa |title= (bantuan)
  3. ^ "Labour Force Survey: Q4, 2014". National Statistics Office, Malta. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  4. ^ "Seasonally adjusted unemployment". Eurostat. Diakses tanggal 7 April 2015. 
  5. ^ a b "Labour Force Survey". National Statistics Office, Malta. Diakses tanggal 7 April 2015. 
  6. ^ "Ease of Doing Business in Malta". Doingbusiness.org. Diakses tanggal 2017-11-21. 
  7. ^ "Export Partners of Malta". CIA World Factbook. 2013. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  8. ^ "Import Partners of Malta". CIA World Factbook. 2013. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  9. ^ "General Government Gross Debt". Eurostat. Diakses tanggal 2015-04-08. 
  10. ^ a b Dalli, Miriam (10 January 2015). "Standard & Poor's reaffirms BBB+ rating for Malta, stable outlook". MaltaToday. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  11. ^ "Moody's affirms A3 rating for Malta with a positive outlook, concerns about national debt". The Malta Independent. 28 October 2014. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  12. ^ "Fitch affirms Malta at 'A'; outlook stable". The Times of Malta. 27 February 2015. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  13. ^ "World Economic Outlook Database: Changes to the Database". International Monetary Fund. April 2008. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  14. ^ "World Bank Country Data: Malta". The World Bank. 2015. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  15. ^ "The Global Competitiveness Report 2014-2015". World Economic Forum. 2014. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  16. ^ "Cyprus and Malta adopt the euro". Wikinews. 1 January 2008. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  17. ^ "Top Reasons to Invest in Malta". Malta Enterprise. 2012. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  18. ^ "EY's 2014 Malta Attractiveness Survey". Ernst & Young. 8 October 2014. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  19. ^ "Inbound Tourism: December 2014". National Statistics Office, Malta. 30 January 2015. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  20. ^ "The World Factbook: Malta". CIA World Factbook. 20 June 2014. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  21. ^ "Malta's GDP per capita in 15th place". Times of Malta. 20 June 2013. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  22. ^ "General Government Deficit (-) and Surplus (+): Annual Data". Eurostat. 11 December 2014. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  23. ^ "General Government Gross Debt: Annual Data". Eurostat. 11 December 2014. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  24. ^ "Unemployment Statistics". Eurostat. February 2015. Diakses tanggal 8 April 2015. 
  25. ^ "Malta : 4.2 Specific policy issues and recent debates : 4.2.6 Media pluralism and content diversity". Diakses tanggal 3 March 2015. 
  26. ^ "Malta". Global Finance Magazine. Diakses tanggal 3 March 2015. 
  27. ^ "2009 deficit down to €218.2 million". Times of Malta. Diakses tanggal 3 March 2015. 
  28. ^ Malta in Figures - National Statistics Office, Malta, 2008 ISBN 978-99909-73-64-8
  29. ^ "Maltese living in poverty". Times of Malta. Diakses tanggal 3 March 2015. 
  30. ^ Sammut, Joseph M. "Poverty and Social Exclusion in Malta" (PDF). Diakses tanggal 1 December 2016. 
  31. ^ Cuschieri, Claudia. "Strategy for poverty reduction". Diakses tanggal 1 December 2016. 
  32. ^ "Green Paper: A Framework for Poverty Reduction and for Social Inclusion 2014-2024". Diakses tanggal 1 December 2016. 
  33. ^ "Unemployment Benefits". Diakses tanggal 1 December 2016. 
  34. ^ "Unemployment Benefits in Malta". Diakses tanggal 1 December 2016. 
  35. ^ "Social Security Programs Throughout the World: Europe, 2008". Diakses tanggal 1 December 2016. 
  36. ^ "Malta: Pension system profile" (PDF). Diakses tanggal 1 December 2016. 
  37. ^ "Pensions FAQs for Malta". Diakses tanggal 1 December 2016. 
  38. ^ "Malta - Pensions and Benefits". Diakses tanggal 1 December 2016.