Dunia tanpa Koma

seri televisi Indonesia tahun 2006

Dunia Tanpa Koma adalah serial televisi Indonesia produksi Sinemart yang ditayangkan perdana 9 September 2006 di RCTI. Serial televisi ini disutradarai oleh Maruli Ara dan dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Tora Sudiro dan Fauzi Baadilla.

Dunia tanpa Koma (DTK)
PembuatSinemart
SkenarioFaldin Martha
CeritaFaldin Martha
SutradaraMaruli Ara
Pemeran
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jmlh. episode14
Produksi
Produser eksekutifElly Yanti Noor
ProduserLeo Sutanto
Durasi90 menit
Rumah produksiSinemart
DistributorMNC Media
Rilis asli
JaringanRCTI
Rilis9 September (2006-09-09) –
9 Desember 2006 (2006-12-9)

Sinopsis sunting

SENTRAL tokoh serial ini adalah seorang wartawan perempuan muda, Raya, yang bekerja di majalah berita mingguan Target. Ketika pertama kali Raya bergabung dengan Majalah Berita Mingguan Target, koleganya sangat meremehkan.

Hari-hari awal Raya diwarnai oleh beberapa penugasan yang sulit. Bayu, Kepala Biro (atasan langsungnya) yang sudah bertunangan ternyata menaruh hati pada Raya.

Raya justru menaruh hati pada Bram, wartawan handal dari Harian Kini, sebuah harian terbesar yang merupakan saingan majalah Target.

Selanjutnya, peristiwa-peristiwa dalam liputan Raya dan Bramantyo menjadi bagian drama perjalanan karier dan cinta keduanya. Dan makin rumit ketika Bayu ternyata juga kerap memendam kecemburuan terhadap hubungan Raya dan Bram. Bahkan Bayu akhirnya bimbang dengan rencana pernikahannya.

Pemeran sunting

Pemeran Peran
Dian Sastrowardoyo Raya Maryadi
Tora Sudiro Bayu
Fauzi Baadilla Bramantyo (Bram)
Cut Mini Theo Retno
Surya Saputra Jendra Aditya
Unique Priscilla Ratna Soeraja
Wulan Guritno
Didi Petet
Luna Maya Marita
Christian Sugiono Dion
Intan Nuraini Monita
Mariana Renata

Acara ini dipersembahkan oleh Telkom Indonesia

Penghargaan dan nominasi sunting

Tahun Penghargaan Kategori Penerima Hasil
2006 Panasonic Awards 2006 Aktor Terfavorit Tora Sudiro Menang
2007 Festival Film Bandung 2007 Sinetron Drama Terpuji Dunia tanpa Koma

Pranala luar sunting