Dr. Karmila

film Indonesia

Dr. Karmila adalah film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1981 dengan disutradarai oleh Nico Pelamonia dan dibintangi oleh Tanty Josepha dan Robby Sugara.

Dr. Karmila
Dokter Karmila (1981; obverse; wiki).jpg
Sutradara
Produser
Penulis
PemeranTanty Josepha
Robby Sugara
Mogi Darusman
Uci Bing Slamet
Rudy Salam
Mieke Wijaya
Ade Irawan
Kusno Sudjarwadi
Fatimah Maria
Susy Bolle
Ferry Soraya
Sanny Johan
Wahab Abdi
S. Bono
Penata musikSudharnoto
SinematograferSoetomo GS
PenyuntingCh Darmawan
Tanggal rilis
1981
Durasi... menit
Negara
Bahasa

Film ini mendapatkan nominasi untuk sutradara terbaik (Nico Pelamonia) dan aktris terbaik (Tanty Josepha) dalam Festival Film Indonesia 1982.

SinopsisSunting

Karmila (Tanty Josepha) seorang mahasiswi tingkat akhir Fakultas Kedokteran telah bertunangan dengan Edo (Rudy Salam) yang sedang belajar di luar negeri. Dalam suatu pesta muda-mudi, Karmila terjebak Feisal (Robby Sugara) pemuda badung yang kemudian memperkosanya. Tahu Karmila sedang hamil, Feisal beritikad baik untuk bertanggung jawab dan menikahi Karmila meskipun mereka berdua berbeda agama. Karmila rela menikah dengan Feisal dengan syarat setelah bayi lahir dan cukup umur, akan bercerai. Ia tinggal di tempat bibinya sampai melahirkan, bersikap ketus bahkan tidak merawat bayinya, Vanny. Ia bahkan tak segan-segan memeras Feisal membayarnya dengan nominal uang yang sangat besar jika ia menyusui Vanny. Sedangkan Feisal bersikap sebaliknya karena rasa sesal dan memang mencintai Karmila. Vanny kemudian ikut ayahnya dan Karmila meneruskan kuliahnya sampai selesai. Saat pesta untuk kepergiannya ke luar negeri, Karmila diberitahu bahwa Vanny sakit. Karmila datang untuk memeriksa. Hatinya luluh, ia membatalkan keberangkatannya ke luar negri dan memilih menjadi istri yang baik untuk Feisal, hingga memiliki dua anak. Ia menolak Edo yang kembali dari luar negeri. Kemudian datang seorang gadis keturunan India dari Kuala Lumpur mengaku anak dari pamannya Feisal, lalu tinggal di rumah Feisal-Karmila. Kemudian ketahuan bahwa gadis itu mencintai Feisal. Masalah ini terselesaikan dengan baik, bersamaan dengan lahirnya anak ketiga dari mereka.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ Laman Dr. Karmila[pranala nonaktif permanen], diakses pada 12 Januari 2010

Pranala luarSunting