Buka menu utama

SejarahSunting

Gedung Postspaarbank di Weltevreden (kini kecamatan Gambir, Jakarta Pusat) pada tahun 1925–1930
Gedung Postspaarbank di Harmonieplein (1938)
Buku tabungan Postspaarbank (kini Bank Tabungan Negara) pada tahun 1939

Cikal bakal BTN dimulai dengan didirikannya Postspaarbank di Batavia pada tahun 1897. Pada tahun 1942, sejak masa pendudukan Jepang di Indonesia, bank ini dibekukan dan digantikan dengan Tyokin Kyoku atau Chokinkyoku (貯金局). Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia bank ini diambil alih oleh pemerintah Indonesia dan diubah menjadi Kantor Tabungan Pos. Nama dan bentuk perusahaan selanjutnya berubah beberapa kali hingga akhirnya pada tahun 1963 diubah menjadi nama dan bentuk resmi yang berlaku saat ini.[1]

Kemudian sejarah Bank BTN mulai diukir kembali dengan ditunjuknya oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 29 Januari 1974 melalui Surat Menteri Keuangan RI No. B-49/MK/I/1974 sebagai wadah pembiayaan proyek perumahan untuk rakyat. Sejalan dengan tugas tersebut, maka mulai 1976 mulailah realisasi KPR (Kredit Pemilikan Rumah) pertama kalinya oleh Bank BTN di Indonesia.[1]

Bank BTN mengembangkan bisnisnya pada tahun 1989 dengan memulai operasi sebagai bank komersial dan mengeluarkan obligasi pertama. Pada tahun 1992 status Bank BTN ini menjadi PT. Bank Tabungan Negara (Persero) karena sukses Bank BTN dalam bisnis perumahan melalui fasilitas KPR. Pada tahun 1994, BTN memperoleh izin untuk beroperasi sebagai Bank Devisa. Delapan tahun berikutnya (2002) berdasarkan kajian konsultan independent, Price Water House Coopers, Pemerintah melalui menteri BUMN dalam surat No. 5 – 544/MMBU/2002 memutuskan Bank BTN sebagai Bank umum dengan fokus bisnis pembiayaan perumahan tanpa subsidi.[1]

Di tahun 2009, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mengeluarkan pernyataan efektif terhadap produk investasi baru berbasis sekuritisasi. Produk itu adalah EBA Danareksa Sarana Multigriya Finansial I - Kredit Kepemilikan Rumah Bank Tabungan Negara (SMF I-KPR BTN). Di tahun yang sama juga Bank BTN melakukan Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) dan listing di Bursa Efek Indonesia.[1]

Struktur organisasiSunting

Struktur organisasi sejak Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahunan Bank BTN tanggal 28 Desember 2017[2][3]

Dewan KomisarisSunting

  • Komisaris Utama: Asmawi Syam
  • Komisaris (Independen): Kamaruddin Sjam
  • Komisaris (Independen): Arie Coerniadi
  • Komisaris (Independen): Lucky Fathul Aziz H
  • Komisaris: Eko D. Haripoerwanto
  • Komisaris: Marwanto Harjowiyono
  • Komisaris: Iman Sugema
  • Komisaris: Garuda Wiko

DireksiSunting

  • Plt. Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo
  • Direktur Commercial Banking: Oni Febriarto Rahardjo
  • Direktur Consumer Banking: Budi Satria
  • Direktur Finance, Treasury & Strategy: Nixon L.P. Napitupulu
  • Direktur Distribution & Network: Dasuki Amsir
  • Direktur Collection & Asset Management: Elisabeth Novie Riswanti
  • Direktur Strategic Human Capital: Yossi Istanto
  • Direktur IT & Operation: Andi Nirwoto

Dewan Pengawas SyariahSunting

Daftar Direktur UtamaSunting

Berikut daftar direktur Utama BTN:

Direktur Utama Awal Akhir Ket.
Kodradi
16 Mei 2000
19 Desember 2007
[4][5]
Iqbal Latanro
19 Desember 2007
28 Desember 2012
[6]
Maryono
28 Desember 2012
29 Agustus 2019
[7]

Sunting

Perubahan sloganSunting

  • 1992–2000: Mengembangkan Tradisi Menabung dan Membangun
  • 2000–2011: Berpengalaman Melayani Keluarga Indonesia
  • 2011–sekarang: Sahabat Keluarga Indonesia

ReferensiSunting

  1. ^ a b c d "Tentang Kami: Sejarah BTN", PT Bank Tabungan Negara (Persero), diakses tanggal 1 April 2019 
  2. ^ "Tata Kelola: Dewan Komisaris", PT Bank Tabungan Negara (Persero), diakses tanggal 1 April 2019 
  3. ^ "Tata Kelola: Dewan Direksi", PT Bank Tabungan Negara (Persero), diakses tanggal 1 April 2019 
  4. ^ "Kodradi, 40 Tahun Kerja Tanpa Cuti", detikFinance, 5 Mei 2006, diakses tanggal 1 April 2019 
  5. ^ "Kodradi Segera Lengser dari BTN, Agus Martowardojo Aman", detikFinance, 27 Agustus 2007, diakses tanggal 1 April 2019 
  6. ^ "Iqbal Latanro, Dirut BTN yang Baru", detikFinance, 20 Desember 2007, diakses tanggal 1 April 2019 
  7. ^ "Maryono Jadi Dirut Baru BTN", Kompas.com, 20 Desember 2007, diakses tanggal 1 April 2019 

Pranala luarSunting