Buka menu utama

Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler

Tujuh.

Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler adalah unsur pelaksana di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di bidang protokol dan konsuler. Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri. Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler dipimpin oleh Direktur Jenderal yang saat ini dijabat oleh Ahmad Rusdi.[1]

Direktorat Jenderal
Protokol dan Konsuler
Kementerian Luar Negeri
Republik Indonesia
Kementerian Luar Negeri.svg
Susunan organisasi
Direktur JenderalAndri Hadi[1]
Kantor pusat
Jl. Pejambon No.6. Jakarta Pusat, 10110
Situs web
www.kemlu.go.id

Tugas dan fungsiSunting

Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang protokol dan konsuler. Dalam melaksanakan tugas, Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler menyelenggarakan fungsi:

  1. perumusan kebijakan di bidang protokol dan konsuler;
  2. pelaksanaan kebijakan di bidang protokol dan konsuler;
  3. penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang protokol dan konsuler;
  4. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang protokol dan konsuler;
  5. perundingan dalam rangka perlindungan warga negara Indonesia dan badan hukum Indonesia di luar negeri; dan
  6. pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler.[2]

Susunan OrganisasiSunting

ReferensiSunting