Buka menu utama

Dalam teologi Kristen, diofisitisme (bahasa Yunani: δυοφυσιτισμός, dari δυο (dyo), berarti "dua" dan φύσις (physis), berarti "hakikat") adalah pandangan teologis bahwa Yesus Kristus memiliki hakikat ilahi dan manusia. Pandangan ini berlawanan dengan monofisitisme dan miafisitisme.[1]

Pandangan bahwa Yesus memiliki hakikat manusia maupun ilahi dapat ditemui dalam kepercayaan Kristen Khalsedon.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ Loon 2009, hlm. 43-47.
  2. ^ "Diophysitism", in the Slobodan Maldini: Dictionary of Exorcism. dokumen.tips (dalam bahasa Inggris). hlm. 750. Diarsipkan dari versi asli tanggal Nov 4, 2018. Diakses tanggal Nov 4, 2018.