Buka menu utama

Dian Hartati (lahir di Bandung, Jawa Barat, 13 Desember 1983; umur 35 tahun) adalah penyair berkebangsaan Indonesia. Bergiat di dunia kepenulisan sejak tahun 2002. Desember 2005 mengikuti workshop penulisan cerpen yang diadakan oleh Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga, bekerja sama dengan Creative Writing Institute (CWI) di Jakarta. Juli 2006 menjadi peserta workshop Bengkel Kerja Budaya: Belajar Menulis Sejarah Sosial Masyarakat yang diadakan oleh Lafadl dan Desantara di Yogyakarta. Mengikuti Workshop Penulisan Kritik, Esai, dan Jurnalisme Sastra yang diadakan oleh Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta (2008).

Kehidupan pribadiSunting

Setelah lulus dari Universitas Pendidikan Indonesia, jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia tetap berproses menulis. Ikut melibatkan diri dalam berbagai milis sastra, dan beberapa komunitas, seperti: ASAS, MnemoniC, Babad Bumi, dan lain-lain. Sesekali mengelola blog SudutBumi. Pada 5 Oktober 2010 menikah dengan Taufik Walhidayat, seorang penyair dari Banyuwangi. Kini bolak-balik Banyuwangi-Bandung. Bekerja sebagai editor freelance sekaligus penulis.

Media yang memuat karyanyaSunting

Karyanya dimuat di berbagai media, di antaranya:

  • Radar Bandung
  • Literat
  • Suara Indonesia
  • Priangan
  • BÉN! (media luar biasa)
  • Majalah ESQ Nebula
  • Pikiran Rakyat
  • Suara Karya Minggu
  • Majalah sastra dan budaya Aksara
  • Bandung Post
  • Ganesha
  • Dinamika&Kriminal
  • Qalam Rata
  • Pakuan Raya
  • Solo Pos
  • Minggu Pagi
  • Majalah sastra Horison
  • Bali Post
  • Lampung Post
  • Bangka Pos
  • Bhinneka Karya Winaya
  • Radar Banten
  • Padang Ekspres
  • Radar Sulbar
  • Jambi Ekspres
  • Surabaya Post
  • Suara Pembaruan
  • Media Indonesia
  • Suara Merdeka
  • Singgalang
  • Riau Pos
  • Kedaulatan Rakyat
  • Harian Surya
  • Jurnal zine Raja Kadal
  • Tabloid Cempaka
  • Buletin Daun
  • Majalah GONG
  • Jawa Pos
  • Jurnal Nasional
  • Buletin sastra Pawon
  • TandaBaca
  • Buletin Histeria
  • Majalah budaya SAGANG
  • Jurnal DerAS
  • Riau Mandiri
  • Media Bersama
  • Harian Aceh
  • Pos Kupang
  • Tribun Jabar
  • Jurnal Kreativa
  • Majalah Kidung
  • Koran Merapi
  • Borneo News
  • Harian Analisis
  • Radar Tegal
  • Harian Global
  • Majalah d’sari
  • Sinar Harapan
  • Jurnal Bogor
  • Sumut Post
  • Sijori Mandiri
  • Radar Banyuwangi

BibliografiSunting

  • Antologi Puisi Festival Bulan Purnama Purnama Majapahit Trowulan 2010 (DKKM, 2010)
  • Rona Kata: Sepuluh Perempuan Pencinta Puisi (Alumni, 2010)
  • Berjalan ke Utara: Kumpulan Puisi Mengenang Moh. Wan Anwar (Magma, 2010)
  • Forum Sastra Indonesia Hari Ini (Komunitas Salihara, 2010)
  • Ziarah Kata (Majelis Sastra Bandung, 2010)
  • Kaus Hitam Cinta: Antologi Puisi Penyair Perempuan Indonesia Mutakhir (MSJ, 2009)
  • teh poci dan kamar kecil: kumpulan puisi enam penyair jawa barat (bukupop, 2009)
  • Compassion & Solidarity: A Bilingual Anthologi of Indonesian Writing (Hivos + UWRF, 2009)
  • Pedas Lada Pasir Kuarsa (Disbupar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 2009)
  • Sihir Terakhir (Pustaka Pujangga, 2009)
  • Wajah Deportan (Komunitas Teras Puitika&AUK, 2009)
  • Di Atas Viaduct (Kiblat, 2009)
  • Tamsil Syair Api (Ripos, Sagang, 2008)
  • Bumi Nangroe Tsunami Aceh (Nuansa Majalengka, 2008)
  • Antologi Puisi Berbahasa Daerah (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat, 2008)
  • Tangga Menuju Langit (Disbudpar-Wahana Iptek Bandung, 2008)
  • Mencari Rumah: Antologi Puisi Hysteria 2004-2007 (mbuh press!, 2008)
  • Kenduri Puisi: Buah Hati untuk Diah Hadaning (Ombak, 2008),
  • IBUMI Kisah-kisah dari Tanah di Bawah Pelangi (I:boekoe, 2008)
  • Komposisi Sunyi (Ripos, Sagang, 2007)
  • Kemayaan dan Kenyataan (fordisastra, 2007)
  • Nyanyian Para Kelana (KSSB-ASAS, 2007)
  • Herbarium (Pustaka Pujangga, 2007)
  • 142 Penyair Menuju Bulan (Kelompok Studi Sastra Banjarbaru, 2006)
  • Kolaborasi Nusantara dari Banjarbaru (Gama Media, 2006)
  • Jogya 5,9 skala Richter (Bentang, 2006)
  • Anthologi Empati Yogya (Pustaka Jamil, 2006)
  • Ode Kampung (Rumah Dunia, 2006)
  • Sebuah Kado Pernikahan (BABADpress, 2005)
  • Untuk Ibu (Selasar, 2005)
  • Pagi di Buntiris (Selasar, 2005)
  • ROH__Kumpulan Puisi Penyair Bali-Jawa Barat (buku pop, 2005)
  • Dian Sastro for President! # 2 Reloaded (AKY, 2003)
  • Kumpulan puisi tunggalnya berjudul Nyalindung (2005)
  • Cerita Tentang Daun (2007).
  • Antologi cerpen Loktong (CWI-Menpora, 2006)
  • La Runduma (CWI-Menpora, 2005)

PenghargaanSunting

  • Juara II Lomba Resensi Buku tingkat PT/Umum dalam peringatan Hari Buku Nasional yang diadakan oleh IKAPI Jabar (2004).
  • Cerpennya yang berjudul Tubuh dan Kota Kenangan masuk nominasi sayembara Penulisan Cerpen Pemuda tingkat nasional yang diadakan oleh Menpora dan Creative Writing Institute (CWI) (2005 dan 2006).
  • Juara II Lomba Cipta Puisi dalam rangka Hari Bahasa Ibu Internasional yang diselenggarakan Yayasan Jendela Seni, KSDS, dan PP-SS (2006).
  • Juara II penulisan cerpen dalam acara Festival Film Pendek dan Antologi Cerpen yang diadakan oleh Unisba (Maret, 2006).
  • Cerpen berjudul Fragmen dan Peziarah Abadi serta esai yang berjudul Menulis: Ekspresi, Budaya, dan Katarsis menjadi nominasi pilihan dewan juri dalam acara Pekan Baca Tulis yang diadakan oleh ITB (2006).
  • Juara I Lomba Tulis Surat Cinta Nanda-Bunda yang diadakan oleh Women's Initiative for Society Empowerment (WISE ) (April, 2006).
  • Juara II Lomba Puisi BBM yang diadakan oleh Komunitas Sastra Indonesia (KSI) dan Dewan Kesenian Tangerang (DKT).
  • Juara II Lomba Essay World Book & Copyrigh Day 2006 yang diadakan oleh Direktorat Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia.
  • Cerpen yang berjudul Ziarah Sedap Malam menjadi nominasi dalam Sayembara Penulisan Cerpen Lebaran tingkat nasional yang diadakan oleh Komunitas Magma, (September 2006).
  • Juara II Penulisan Puisi Laman Cipta Sastra, Dewan Kesenian Riau (Oktober 2006).
  • Mendapat Anugerah Sastra Jurdiksatrasia dan dinobatkan sebagai Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoniesia terkreatif dalam bidang sastra (2006).
  • Puisinya yang berjudul Rencana Sepuluh Hari ke Depan mendapatkan penghargaan sebagai Harapan I Lomba Menulis Puisi Perhimpunan INTI DKI dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional 2007.
  • Puisinya yang berjudul Di Kawali, Aku Berburu Cahaya menjadi Juara I Lomba Menulis Puisi Bahasa Melayu-Betawi/Indonesia, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jabar (2008).
  • Juara II Lomba Cipta Puisi Kebangsaan Pasca Pilpres dan Wapres, Dewan Kesenian Semarang, (2009)

Pranala luarSunting