Dewan Perwakilan Rakyat Aceh

Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (disingkat DPR Aceh atau DPRA) adalah lembaga perwakilan rakyat daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah di Provinsi Aceh, Indonesia. Berbeda dengan DPRD Provinsi lain di Indonesia pada umumnya, DPRA memiliki nama yang unik serta jumlah anggota 1¼ kali lebih banyak dari DPRD provinsi menurut undang-undang. DPRA beranggotakan 81 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali. Pimpinan DPRA terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik dengan jumlah kursi dan suara terbanyak. Anggota DPRA yang sedang menjabat saat ini adalah hasil Pemilu 2019 yang dilantik pada 30 September 2019 oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Djumali, di Gedung Utama DPR Aceh. Komposisi anggota DPRA periode 2019-2024 terdiri dari 15 partai politik dimana Partai Aceh merupakan pemilik kursi terbanyak yaitu 18 kursi.[1][2][3]

Dewan Perwakilan Rakyat Aceh

DPRA
Periode 2019-2024
Coat of arms or logo
Jenis
Jenis
Sejarah
Didirikan1949
Sesi baru dimulai
30 September 2019
Pimpinan
Ketua
Dahlan Jamaluddin, Partai Aceh - Aceh Party.jpg
sejak 15 November 2019
Wakil Ketua I
Dalimi, Logo of the Democratic Party (Indonesia).svg
sejak 15 November 2019
Wakil Ketua II
Hendra Budian, GolkarLogo.png
sejak 15 November 2019
Wakil Ketua III
Safaruddin, Logo Gerindra.svg
sejak 15 November 2019
Komposisi
Anggota81
DPR Aceh Indonesia 2019.svg
Partai & kursi
  PA (18)
  SIRA (1)
  PD Aceh (3)
  PNA (6)
  PKB (3)
  Gerindra (8)
  PDIP (1)
  Golkar (9)
  NasDem (2)
  PKS (6)
  PPP (6)
  PAN (6)
  Hanura (1)
  Demokrat (10)
  PKPI (1)
Pemilihan
Proposional-Terbuka
Pemilihan terakhir
17 April 2019
Pemilihan berikutnya
17 April 2024
Tempat bersidang
Office of Regional People's Representative Council of Aceh; 2013.jpg
Jalan TGK. H. M. Daud Beureueuh
Banda Aceh 23121
Aceh
Indonesia
Situs web
dpra.acehprov.go.id

Tugas dan wewenangSunting

DPRA memiliki tugas dan wewenang:

  • Membentuk Qanun Aceh yang dibahas dengan Gubernur untuk mendapat persetujuan bersama
  • Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Qanun Aceh dan peraturan perundang-undangan lain
  • Melaksanakan pengawasan terhadap kebijakan Pemerintah Aceh dalam melaksanakan program pembangunan Aceh, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta penanaman modal dan kerja sama internasional
  • Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Gubernur/Wakil Gubernur kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri
  • Memberitahukan kepada Gubernur dan Komisi Independen Pemilihan tentang akan berakhirnya masa jabatan Gubernur/Wakil Gubernur
  • Memilih Wakil Gubernur dalam hal terjadinya kekosongan jabatan Wakil Gubernur
  • Memberikan persetujuan terhadap rencana kerja sama internasional yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh
  • Memberikan pertimbangan terhadap rencana kerja sama internasional yang dibuat oleh Pemerintah yang berkaitan langsung dengan Aceh
  • Memberikan pertimbangan terhadap rencana bidang legislasi Dewan Perwakilan Rakyat yang berkaitan langsung dengan Pemerintahan Aceh
  • Memberikan persetujuan terhadap rencana kerja sama antardaerah dan/atau dengan pihak ketiga yang membebani masyarakat dan daerah
  • Meminta laporan keterangan pertanggungjawaban Gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk penilaian kinerja pemerintahan
  • Mengusulkan pembentukan KIP Aceh dan Panitia Pengawas Pemilihan
  • Melakukan pengawasan dan meminta laporan kegiatan dan penggunaan anggaran kepada KIP Aceh dalam penyelenggaraan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur

Komposisi AnggotaSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRA dalam tiga periode terakhir.[4][5]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2009-2014 2014-2019 2019-2024
  Patriot 1
  PKB 1   1 3
  Gerindra 0 3 8
  PDI Perjuangan 0   0 1
  Golkar 8 9   9
  PKS 4   4 6
  PPP 4 6   6
  PAN 5 7 6
  Hanura 0   0 1
  Demokrat 10 8 10
  PBB 1   1 0
  PKPI 1   1   1
  PA 33 29 18
  SIRA 0   0 1
  PD Aceh 1   1 3
  PNA (baru) 3 6
  NasDem (baru) 8 2
Jumlah Anggota 69 81   81
Jumlah Partai 11 13 15

FraksiSunting

Fraksi merupakan wadah berhimpun anggota DPRD dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang serta hak dan kewajiban DPRD. Setiap fraksi beranggotakan paling sedikit sama dengan jumlah komisi di DPRD.[6] Sejak tahun 2009, jumlah fraksi di DPRA cenderung meningkat yaitu 4 fraksi (periode 2009-2014) dan 7 fraksi (periode 2014-2019).[7] Pada periode 2019-2024, jumlah fraksi DPRA juga meningkat yaitu menjadi 9 fraksi sebagai berikut.

Nama Fraksi Partai Politik Ketua Wakil Ketua Sekretaris Bendahara Jumlah Anggota
Partai Aceh   PA
  PKPI
  SIRA
Tarmizi
Aceh 5
Khalili
Aceh 3
Azhar Abdurrahman
Aceh 10
Asmidar
Aceh 9
20
Demokrat   Demokrat
  Hanura
Teuku Ibrahim
Aceh 1
tidak ada Herman
Aceh 10
Alaidin Abu Abbas
Aceh 4
11
Golkar   Golkar Ali Basrah
Aceh 8
Anshari Muhammad
Aceh 1
Muhammad Rizky
Aceh 7
Sartina
Aceh 9
T.R. Keumangan
Aceh 10
Nuraini Maida
Aceh 5
9
Gerindra   Gerindra Abdurrahman Ahmad
Aceh 1
Asib Amin
Aceh 10
Jauhari Amin
Aceh 7
Kartini Ibrahim
Aceh 2
8
PPP   PPP
  Partai NasDem
  PDI Perjuangan
Ihsanuddin M.Z.
Aceh 2
Teuku Irwan Djohan
Aceh 1
Amiruddin Idris
Aceh 3
Teungku Attarmizi Hamid
Aceh 9
9
PAN   PAN Muchlis Zulkifli
Aceh 1
Fuadri
Aceh 10
Sofyan Puteh
Aceh 5
Tezar Azwar
Aceh 1
6
PKS   PKS Zaenal Abidin
Aceh 10
Teungku Irawan Abdullah
Aceh 1
Bardan Sahidi
Aceh 4
Purnama Setia Budi
Aceh 3
6
PKB-PDA   PKB
  PD Aceh
Teungku Syarifuddin
Aceh 9
Ridwan Abubakar
Aceh 6
Wahyu Wahab Usman
Aceh 2
tidak ada 6
PNA[8]   PNA Safrijal alian Gam-Gam
Aceh 9
Mukhtar Daud
Aceh 5
Teungku Haidar
Aceh 3
Darwati A. Gani
Aceh 1
6

Alat Kelengkapan DPRDSunting

Berdasarkan Pasal 110 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Alat Kelengkapan DPRD (AKD) Provinsi terdiri dari:

  1. Pimpinan
  2. Badan Musyawarah (Bamus)
  3. Komisi
  4. Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)
  5. Badan Anggaran (Banggar)
  6. Badan Kehormatan (BK)
  7. Alat kelengkapan Lain (dibentuk melalui Rapat Paripurna)

Pimpinan DPRASunting

Sesuai peraturan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan: 35-44 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 2 wakil ketua; 45-84 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 3 wakil ketua; dan 85-100 orang dipimpin oleh 1 ketua dan 4 wakil ketua.[9] Pimpinan DPRA terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua yang berasal dari partai politik peraih kursi dan suara terbanyak secara berurutan. Berikut ini adalah daftar Ketua DPR Aceh sejak awal berdirinya:

No. Urut Nama Ketua Mulai Menjabat Akhir Menjabat Periode DPRA Wakil Ketua Keterangan
Masa Provinsi Aceh
1   Teungku Abdul Wahab 1949 1950 1949-1950 Ketua DPRD Provinsi Aceh Pertama
Provinsi Aceh dilebur kedalam Provinsi Sumatera Utara sehingga DPRD Provinsi Aceh Pertama dibubarkan.
Masa Peralihan
2   Teungku Muhammad Abduh Syam 1957 1959 1967-1959 Ketua DPRD Peralihan
Masa Provinsi Daerah Istimewa Aceh
3   Ali Balwi 1959 1961 1959-1961
4   Ali Hasyimy 1961 1964 1961-1964 Ketua DPRD-GR
5   Marzuki Nyak Man 1964 1968 1964-1968
6   Muhammad Yasin 1968 1971 1968-1971
7   Mahdani 1971 1977 1971-1977
8   Achmad Amins 1977 1982 1977-1982 Menjabat selama tiga periode.
1982 1987 1982-1987
1987 1992 1987-1992
9   Abdullah Moeda 1992 1997 1992-1997
10   Teuku Djohan 1997 1999 1997-1999
11   Teungku Muhammad Yus 1999 2004 1999-2004
12   Sayed Fuad Zakaria 2004 2009 2004-2009
Masa Provinsi Aceh
13   Hasbi Abdullah[10] 2009 2014 2009-2014   Sulaiman Abda
  Amir Helmi
  Ridwan Abubakar
Ketua DPRA
14   Teungku Muharuddin[11] 2014 2018 2014-2019   Sulaiman Abda
  Teuku Irwan Djohan
  Dalimi
15   Sulaiman[12] 2018 2019
16   Dahlan Jamaluddin[13] 2019 petahana 2019-2024   Dalimi
  Hendra Budiman
  Safaruddin

KomisiSunting

Sesuai ketentuan perundang-undangan, DPRD Provinsi yang beranggotakan 35-55 orang dapat membentuk 4 komisi dan DPRD Provinsi yang beranggotakan lebih dari 55 orang dapat membentuk 5 komisi.[14] Karena status Provinsi Aceh memiliki otonomi khusus, jumlah komisi DPRA dapat dibentuk lebih dari ketentuan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. DPRA memiliki 7 komisi.[15]

Pimpinan AKDSunting

Berikut ini adalah pimpinan alat kelengkapan DPRA periode 2019-2024.

Nama AKD Ketua Wakil Ketua Sekretaris Jumlah Anggota
Pimpinan DPRA   Dahlan Jamaluddin
Aceh 2
  Dalimi
Aceh 2
  Hendra Budian
Aceh 4
  Safaruddin
Aceh 9
Sekretaris DPRD (ex-officio) 4
BAMUS
Badan Musyawarah
BANGGAR
Badan Anggaran
BK
Badan Kehormatan
BAPEMPERDA
Badan Pembentukan Peraturan Daerah
Komisi 1
Komisi 2
Komisi 3
Komisi 4
Komisi 5
Komisi 6
Komisi 7

Daerah PemilihanSunting

Pada Pemilu 2019, pemilihan DPRA dibagi kedalam 10 daerah pemilihan (dapil) sebagai berikut:[16]

Nama Dapil Wilayah Dapil Jumlah Kursi
ACEH 1 Aceh Besar, Kota Banda Aceh, Kota Sabang 11
ACEH 2 Pidie, Pidie Jaya 9
ACEH 3 Bireuen 7
ACEH 4 Aceh Tengah, Bener Meriah 6
ACEH 5 Aceh Utara, Kota Lhokseumawe 12
ACEH 6 Aceh Timur 6
ACEH 7 Aceh Tamiang, Kota Langsa 7
ACEH 8 Aceh Tenggara, Gayo Lues 5
ACEH 9 Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Kota Subulussalam 9
ACEH 10 Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Jaya, Simeulue 9

Daftar AnggotaSunting

Berikut ini adalah daftar anggota DPRA periode 2019-2024.[17]

Nama Partai Politik Daerah Pemilihan Suara Sah Fraksi Komisi Badan Keterangan
Saifuddin Yahya alias Pak Cek   PA Aceh 1 23.474 Partai Aceh
Wakil Ketua Penasihat
Sulaiman   PA Aceh 1 6.954 Partai Aceh
Anggota
Dahlan Jamaluddin   PA Aceh 2 12.291 Partai Aceh
Ketua Penasihat
Ketua Sementara DPRA
Anwar   PA Aceh 2 12.403 Partai Aceh
Anggota
Zulfadli   PA Aceh 3 12.908 Partai Aceh
Anggota Penasihat
Khalili   PA Aceh 3 7.594 Partai Aceh
Wakil Ketua
Tarmizi Panyang   PA Aceh 5 16.754 Partai Aceh
Ketua
Ismail A. Jalil alias Ayah Wa   PA Aceh 5 18.722 Partai Aceh
Anggota
Mawardi alias Teungku Adek   PA Aceh 5 16.222 Partai Aceh
Anggota
Saiful Bahri alias Pon Yahya   PA Aceh 5 15.746 Partai Aceh
Anggota
Teungku Muhammad Yunus M. Yusuf   PA Aceh 6 20.142 Partai Aceh
Anggota
Martini   PA Aceh 6 9.767 Partai Aceh
Anggota
Iskandar Usman Al-Farlaky   PA Aceh 6 17.416 Partai Aceh
Anggota Penasihat
Irfansyah   PA Aceh 7 10.961 Partai Aceh
Anggota
Yahdi Hasan   PA Aceh 8 9.503 Partai Aceh
Anggota
Asmidar   PA Aceh 9 15.637 Partai Aceh
Bendahara
Tarmizi   PA Aceh 10 10.190 Partai Aceh
Anggota
Azhar Abdurrahman   PA Aceh 10 24.425 Partai Aceh
Sekretaris
Hendri Yono   PKPI Aceh 9 11.534 Partai Aceh
Anggota
Muslimin Syamsuddin   SIRA Aceh 5 6.302 Partai Aceh
Anggota
Teuku Ibrahim   Demokrat Aceh 1 10.755 Demokrat
Ketua
Dalimi   Demokrat Aceh 2 16.130 Demokrat
Penasihat
Wakil Ketua Sementara DPRA
Alaidin Abu Abbas   Demokrat Aceh 4 12.715 Demokrat
Bendahara
Tantawi   Demokrat Aceh 5 7.538 Demokrat
Anggota
Muhammad Yunus alias Banta   Demokrat Aceh 6 8.772 Demokrat
Anggota
Nora Indah Nita   Demokrat Aceh 7 19.219 Demokrat
Anggota
Nurdiansyah Alasta   Demokrat Aceh 8 8.610 Demokrat
Anggota
Teuku Sama Indra   Demokrat Aceh 9 22.556 Demokrat
Anggota
Herman   Demokrat Aceh 10 14.173 Demokrat
Wakil Ketua
Edi Kamal   Demokrat Aceh 10 9.142 Demokrat
Anggota
Junedi   Hanura Aceh 8 18.227 Demokrat
Anggota
Ansari Muhammad   Golkar Aceh 1 9.186 Golkar
Wakil Ketua
Nurlelawati   Golkar Aceh 2 6.411 Golkar
Wakil Sekretaris
Ilham Akbar   Golkar Aceh 3 14.009 Golkar
Wakil Bendahara
Hendra Budian   Golkar Aceh 4 6.722 Golkar
Penasihat
Nuraini Maida   Golkar Aceh 5 7.456 Golkar
Bendahara
Muhammad Rizky   Golkar Aceh 7 8.040 Golkar
Wakil Ketua
Ali Basrah   Golkar Aceh 8 25.314 Golkar
Ketua
Sartina N.A.   Golkar Aceh 9 14.204 Golkar
Wakil Ketua
T.R. Keumangan   Golkar Aceh 10 8.382 Golkar
Sekretaris
Abdurrahman Ahmad   Gerindra Aceh 1 7.425 Gerindra
Ketua
Khairil Syahrial   Gerindra Aceh 2 15.263 Gerindra
Anggota
Kartini Ibrahim   Gerindra Aceh 2 8.091 Gerindra
Bendahara
Taufik   Gerindra Aceh 4 9.122 Gerindra
Anggota
Ridwan Yunus   Gerindra Aceh 5 7.668 Gerindra
Anggota
Jauhari Amin   Gerindra Aceh 7 11.530 Gerindra
Sekretaris
Safaruddin   Gerindra Aceh 9 9.159 Gerindra
Penasihat
Asib Amin   Gerindra Aceh 10 7.548 Gerindra
Wakil Ketua
Ihsanuddin M.Z.   PPP Aceh 2 12.931 PPP
Ketua
Amiruddin Idris   PPP Aceh 3 10.509 PPP
Sekretaris
Fakhrurrazi H. Cut   PPP Aceh 5 12.311 PPP
Anggota
Murhaban Makam   PPP Aceh 6 7.120 PPP
Anggota
Teungku Attarmizi Hamid   PPP Aceh 9 6.335 PPP
Bendahara
Zaini Bakri   PPP Aceh 10 8.844 PPP
Anggota
Teuku Irwan Djohan   Partai NasDem Aceh 1 10.209 PPP
Wakil Ketua
Syamsuri   Partai NasDem Aceh 7 6.488 PPP
Anggota
Muhammad Ridwan   PDI Perjuangan Aceh 4 2.835 PPP
Anggota
Muchlis Zulkifli   PAN Aceh 1 15.200 PAN
Ketua
Tezar Azwar   PAN Aceh 1 8.694 PAN
Bendahara
Sofyan Puteh   PAN Aceh 5 10.628 PAN
Sekretaris
Asrizal H. Asnawi   PAN Aceh 7 14.419 PAN
Anggota
Irpannusir   PAN Aceh 9 6.643 PAN
Anggota
Fuadri   PAN Aceh 10 11.713 PAN
Wakil Ketua
Teungku Irawan Abdullah   PKS Aceh 1 6.551 PKS
Wakil Ketua
Purnama Setia Budi   PKS Aceh 3 8.369 PKS
Bendahara
Bardan Sahidi   PKS Aceh 4 12.051 PKS
Sekretaris
Armiyadi   PKS Aceh 5 6.215 PKS
Anggota
Suryani   PKS Aceh 7 2.416 PKS
Anggota
Zaenal Abidin   PKS Aceh 10 7.473 PKS
Ketua
Salihin   PKB Aceh 4 20.322 PKB-PDA
Anggota
Rijaluddin   PKB Aceh 8 21.720 PKB-PDA
Anggota
Teungku Syarifuddin   PKB Aceh 9 7.435 PKB-PDA
Ketua
Azhar M.J. Roment   PD Aceh Aceh 1 6.570 PKB-PDA
Anggota
Wahyu Wahab Usman   PD Aceh Aceh 2 9.886 PKB-PDA
Sekretaris
Ridwan Abubakar alias Nek Tu   PD Aceh Aceh 6 4.806 PKB-PDA
Wakil Ketua
Darwati A. Gani   PNA Aceh 1 5.768 PNA
Anggota
M. Rizal Falevi Kirani   PNA Aceh 2 10.989 PNA
Anggota
Samsul Bahri   PNA Aceh 3 14.391 PNA
Anggota
Teungku Haidar   PNA Aceh 3 12.890 PNA
Anggota
Mukhtar Daud   PNA Aceh 5 6.571 PNA
Anggota
Safrijal   PNA Aceh 9 10.347 PNA
Anggota

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "PELANTIKAN ANGGOTA DPRA PERIODE 2019-2024". dpra.acehprov.go.id. DPR Aceh. 01-10-2019. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  2. ^ Fauzul Husni (30-09-2019). "Sah, 81 Anggota DPRA Periode 2019-2024 Resmi Dilantik". ajnn.net. Aceh Journal National Network. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  3. ^ Agus Setyadi (30-09-2019). "81 Anggota DPR Aceh Dilantik, Partai Aceh Kuasai Parlemen". detik.com. Detik News. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  4. ^ "Keputusan KIP Aceh tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRA". acehprov.go.id. KIP Provinsi Aceh. 26-08-2019. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  5. ^ "KIP Tetapkan 81 Anggota DPR Aceh Terpilih". detik.com. Detik News. 24-08-2019. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  6. ^ Pasal 109 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  7. ^ M. Haris SA (09-12-2014). Kunto Wibisono, ed. "DPRA tetapkan tujuh fraksi". antaranews.com. Diakses tanggal 04-10-2019. 
  8. ^ "PNA Akhirnya Miliki Fraksi di DPRA, Ini Nama Ketua dan Anggotanya". serambinews.com. 15-11-2019. Diakses tanggal 18-11-2019. 
  9. ^ Pasal 111 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  10. ^ "Pimpinan Definitif DPRA Dikukuhkan". acehkita.com. 16-11-2009. Diakses tanggal 13-12-2019. 
  11. ^ "Hari Ini, 4 Pimpinan Definitif DPRA Dilantik". serambinews.com. 23-12-2014. Diakses tanggal 13-12-2019. 
  12. ^ "Sulaiman Resmi Jabat Ketua DPR Aceh Gantikan Tgk Muharuddin". cakradunia.co. 29-11-2018. Diakses tanggal 13-12-2019. 
  13. ^ "Ketua-Wakil Ketua DPR Aceh Resmi Dilantik". news.detik.com. 15-11-2019. Diakses tanggal 18-11-2019. 
  14. ^ Pasal 113 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
  15. ^ "Komisi DPR Aceh". 
  16. ^ "Keputusan KPU Nomor 264/PL.01.3-Kpt/06/KPU/IV/2018 tentang Penetapan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Aceh" (PDF). KPU RI. 04-04-2018. 
  17. ^ "SK KIP Aceh Nomor 41 Tahun 2019 tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota DPR Aceh dalam Pemilu 2019" (PDF). kip.acehprov.go.id. 12-08-2019. Diakses tanggal 21-10-2019.