Buka menu utama

Deret spektrokimia (spectrochemical series) adalah urutan yang dihasilkan untuk sejumlah ligan dari yang terlemah sampai yang terkuat. Pengukuran sifat magnetik dan spektrum absorpsi dari kompleks logam transisi dapat memberi peringkat ligan dari yang paling lemah berinteraksi dengan ion logam (dengan demikian memberikan pembelahan medan kristal terkecil) sampai yang berinteraksi paling kuat dan memberikan pembelahan paling besar[1].

Telah ditemukan melalui studi eksperimen mengenai spektra sejumlah besar kompleks yang mengandung berbagai ion logam dan berbagai ligan, bahwa ligan-ligan dapat ditata dalam deret menurut kapasitasnya untuk menyebabkan pemisahan orbital d . Deret tersebut bagi ligan-ligan yang umum, adalah I- < Br - < Cl - < F - < OH - < C2O4 2- < H2O < - NCS - < py < NH3 < en < bipy < o-phen < NO2- < CN -. Gagasan dari deret tersebut adalah bahwa pemisahan orbital d, dan karenanya frekuensi-frekuensi relatif pita-pita serapan sinar tampak bagi dua kompleks yang mengandung ion logam sama tetapi ligan yang berbeda, dapat diramalkan dari deret tersebut, apa pun ion logam tertentu tadi. Tentu saja tidak dapat di harapkan aturan sederhana dan berguna itu dapat diterapkan secara menyeluruh. Persyaratan berikut perlu diingat dalam menerapkannya[2].

  1. Deret didasarkan atas data bagi ion-ion logam dalam tingkat oksidasi yang umum. Karena sifat alami interaksi logam-logam dalam tingkat oksidasi logam yang luar biasa tinggi atau luar biasa rendah, dalam beberapa hal mungkin berbeda dari interaksi tersebut dalam logam dengan tingkat, oksidasi normal, pelanggaran yang menyolok dari urutan yang diperlihatkan bisa terjadi bagi kompleks-kompleks dalam tingkat oksidasi yang tidak biasa[2].
  2. Bahkan bagi ion-ion logam dalam tingkat oksidasi normal kadang-kadang ditemukan suatu pembalikan urutan dari anggota yang bersebelahan, atau hampir bersebelahan dalam deret[2].

ReferensiSunting

  1. ^ Gillis, Oxtoby, and Nachtrieb. 1999. Principles of Modern Chemistry, alih bahasa Suminar Setiati Achmadi. 2003. Prinsip-Prinsip Kimia Modern Jilid 2 Edisi Keempat. Jakarta: Erlangga.
  2. ^ a b c Cotton, F. Albert and Wilkinson, 1976. Basic Inorganic Chemistry, alih bahasa Sahati Suharto. 2013. Kimia Anorganik Dasar. Jakarta: UI Press