Buka menu utama
Potongan daging babi bagian perut yang kaya lemak.

Daging babi (bahasa Inggris: pork) adalah daging yang diproduksi dari babi untuk disembelih. Dalam beberapa kepercayaan agama abrahamik, babi tidak boleh untuk disentuh (najis) dan dianggap haram untuk dimakan. Contohnya adalah seperti ditulis dalam kitab suci agama Islam Al-Qur'an.[1] Babi juga diharamkan untuk dikonsumsi dalam agama Yahudi dan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di agama Kristen.[2][3]

Potongan daging babi sistem Amerika Serikat.

Babi sendiri sebenarnya telah diternak dan dikonsumsi selama ribuan tahun oleh orang Eropa dan orang Asia kebanyakan. Babi adalah makanan yang umum di nusantara sebelum masuknya agama Islam dari Timur Tengah. Beberapa suku bangsa di Indonesia yang masih menjalankan tradisi aslinya selain suku Tionghoa-Indonesia masih mengonsumsi babi sebagai makanan keseharian, seperti suku Bali, Toraja, Pamona, Papua, Manggarai, Sumba, Batak, Dayak Kristen masyarakat Manado, dll. Dalam masyarakat Jawa, babi disebut celeng dan juga merupakan hewan ternak yang umum sebelum menyebarnya agama Islam yang mengharamkan babi di nusantara.

Daftar isi

Makanan yang dimasak dari bahan daging babiSunting

 
Hidangan babi panggang khas Batak.
  • Babi panggang merah (manis) khas Tionghoa.
  • Babi panggang putih (asin) khas Tionghoa.
  • Babi panggang khas Batak, kerap disingkat "B2" atau "panggang".
  • Sekba (berisi jeroan babi dengan kuah) khas Tionghoa (Jakarta, Bogor, Bandung, Tangerang).
  • Kitoba (irisan bagian kepala babi yang diolah dengan cara dikukus. Untuk menikmatinya harus dicelupkan ke dalam cuka aren yang disediakan khas Tionghoa Bogor.
  • Sate babi khas Tionghoa: sama seperti daging sate pada umumnya namun tusukannya lebih besar dan rasanya manis.
  • Ngo Hiang / Go Hiong: Daging babi cincang yang dibungkus dengan kulit kembang tahu tipis. (Jakarta, Bogor, Bandung).
  • Babi cin: Hidangan daging babi dan minyak dengan kuah yang rasanya manis karena kecap manis.
  • Bakut: Hidangan khas Tionghoa yang merupakan paduan dari sayur asin dan kaldu iga babi (dapat dijumpai di seluruh Indonesia).
  • Saksang: Olahan daging babi khas daerah Tapanuli.
  • Babi rica-rica: Daging babi olahan khas Manado yang rasanya sangat pedas.
  • Babi guling: Olahan daging babi khas Bali.
  • Babi putar: Olahan daging babi khas Manado yang umumnya disajikan pada saat perayaan.
  • Se'i babi: Olahan daging babi asap khas Kota Kupang dan Timor. Pengasapan dengan memakai campuran susu, garam dan rempah-rempah memberikan cita rasa unik yang berbeda dengan daging asap manapun.

Daging babi menurut agamaSunting

Agama Islam dan Yahudi melarang umatnya untuk mengonsumsi daging babi. Contoh ayat yang melarangnya adalah Al-Qur'an surat al-Baqarah ayat 173[1] dan Imamat 11, 7-8.[2] Pelarangan ini menyebabkan pembatasan ketat terhadap impor atau konsumsi produk babi di berbagai negara, seperti Israel,[4] Iran,[5] Arab Saudi,[6] Qatar,[7] Mauritania,[8] Oman,[9] serta berbagai negara berpenduduk Muslim dan Yahudi lainnya.

NutrisiSunting

Daging babi, segar, pinggang, utuh,
dipisahkan daging dan lemak,
dimasak, dipanggang
Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)
Energi 1013 kJ (242 kcal)
Karbohidrat 0.00 g
- Gula 0.00 g
- Serat pangan 0.0 g
Lemak 27.92 g
- tak jenuh 5.230 g
- tak jenuh tunggal 6.190 g
- tak jenuh majemuk 1.200 g
Protein 13.32 g
- Triptofan 0.338 g
- Treonina 1.234 g
- Isoleusina 1.260 g
- Leusina 2.177 g
- Lisina 2.446 g
- Metionina 0.712 g
- Sistina 0.344 g
- Fenilalanina 1.086 g
- Tirosina 0.936 g
- Valina 1.473 g
- Arginina 1.723 g
- Histidina 1.067 g
- Alanina 1.603 g
- Asam aspartat 2.512 g
- Asam glutamat 4.215 g
- Glisina 1.409 g
- Prolina 1.158 g
- Serina 1.128 g
Air 57.87 g
Vitamin B6 0.464 mg (36%)
Vitamin B12 0.70 μg (29%)
Vitamin C 0.6 mg (1%)
Vitamin D 53 IU (13%)
Kalsium 19 mg (2%)
Besi 0.87 mg (7%)
Magnesium 28 mg (8%)
Fosfor 246 mg (35%)
Kalium 423 mg (9%)
Natrium 62 mg (3%)
Zink 2.39 mg (24%)
Persentase merujuk kepada rekomendasi Amerika Serikat untuk dewasa.
Sumber: Data Nutrisi USDA

Isinya mioglobin lebih rendah dari daging sapi, tetapi jauh lebih tinggi dari daging ayam. USDA memperlakukan babi sebagai daging merah.[10] Daging babi sangat tinggi dalam thiamin (vitamin B1).[11][12][13][14] Daging babi dengan lemak yang dipangkas lebih ramping daripada daging hewan peliharaan, tetapi mengandung banyak kolesterol dan lemak jenuh.

GaleriSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

Pranala luarSunting