Buka menu utama

Patriarkh Gereja Timur (Patriarkh dari Babilonia atau Patriarkh dari Timur)[1] adalah patriarkh, atau pemimpin dan kepala uskup (terkadang disebut sebagai Katolikos atau pemimpin universal) Gereja Timur. Jabatan tersebut bermula dari abad-abad awal Kekristenan di Persia, dan gereja tersebut dikenal dengan berbagai nama, yang meliputi Gereja Nestorian, Gereja Persia, Gereja Sassaniyah, atau Siria Timur.[2] Pada abad ke-16 dan ke-17, Gereja tersebut mengalami serangkaian perpecahan, yang mengakibatkan serangkaian persaingan antar-patriarkh dan penerus. Saat ini, tiga gereja utama dihasilkan dari perpecahan tersebut, Gereja Asiria Timur, Gereja Kuno Timur dan Gereja Katolik Khaldea, yang masing-masing memiliki patriarkh mereka sendiri, Patriarkh Gereja Asiria Timur dan Patriarkh Khaldea dari Babilonia.

BahasaSunting

Para pengikut Gereja Asiria Timur, Gereja Kuno Timur dan Gereja Katolik Khaldea merayakan liturgi Mar Addai dan Mar Mari dalam dialek Siria Timur. Pada puncaknya, Gereja Timur merayakan liturgi dalam dialek Siria Timur di Suriah, Palestina, Yaman, Arab Saudi, Oman, UEA, Turki, Irak, Iran, Azerbaijan, Turkmenistan, Uzbekistan, Tajikistan, Kirgizstan, India, Sri Lanka, Afghanistan, Pakistan, Indonesia, Mongolia, Tiongkok dan Jepang. Gereja tersebut juga menggunakan Neo-Aram Asiria yang merupakan bahasa yang dipakai para pengikutnya beserta bahasa Inggris, Arab, Persia, Tyrki dam bahasa negara-negara Diaspora.

Daftar Katolikoi Seleucia-Ctesiphon dan Patriarkh Timur sampai 1552Sunting

Menurut legenda Gereja, Keapostolikan Edessa (Khaldea) dianggap didirikan oleh Shimun Keepa (Santo Petrus) (33–64),[3] Thoma Shlikha, (Santo Tomas),[4] Tulmay (Santo Bartolomeus)[4] dan Mar Addai, (Santo Tadeus) dari Tujuh Puluh Murid. Santo Tadeus menjadi martir pada tahun 66 Masehi.

Era EdessaSunting

Metropolitan Seleucia-Ctesiphon yang diangkat menjadi Katolikos titularSunting

Lihat pulaSunting

CatatanSunting

  1. ^ Willison, Walker (1985). A history of the Christian church. Simon & Schuster. hlm. 172. ISBN 978-0-684-18417-3. this church had as its head a "catholikos" who came to be styled "Patriarch of the East" and had his seat originally at Seleucia-Ctesiphon (after 775 it was shifted to Baghdad). 
  2. ^ Wilmshurst, David (2000). The Ecclesiastical Organisation of the Church of the East, 1318–1913. Peeters Publishers. hlm. 4. ISBN 978-90-429-0876-5. 
  3. ^ 1 Petrus 1:1 dan 1 Petrus 5:13
  4. ^ a b c "Nestorian Patriarchs". Nestorian.org. Diakses tanggal 17 April 2011.  Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; nama "patriarchsnestorg" didefinisikan berulang dengan isi berbeda

ReferensiSunting

  • Heleen H.L. Murre (July 1999). "The Patriarchs of the Church of the East from the Fifteenth to Eighteenth Centuries". Journal of Syriac Studies. Hugoye. 2 (2). Diakses tanggal 2011-10-09. 
  • Wilmshurst, David (2011). The martyred Church – A History of the Church of the East. London: East & West Publishing Ltd. ISBN 978-1-907318-04-7. 
  • Wilmshurst, D. J., The Ecclesiastical Organisation of the Church of the East, 1318–1913 (Louvain, 2000)
  • Wigram, W. A. (2004). An introduction to the history of the Assyrian Church, or, The Church of the Sassanid Persian Empire, 100–640 A.D. Gorgias Press. ISBN 1-59333-103-7. 
  • Nestorian Patriarchs
  • Foster, John. The Church of the Tang Dynasty. 
  • Vine, A., The Nestorian Churches (London, 1937)