Buka menu utama

Marsha Chikita Fawzi atau dikenal sebagai Chiki Fawzi (lahir di Jakarta, DKI Jakarta, 28 Januari 1989; umur 30 tahun) merupakan seorang animator berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan putri dari pasangan artis Ikang Fawzi dan Marissa Haque.

Chiki Fawzi
Chiki Fawzi
Latar belakang
Nama lahir Marsha Chikita Fawzi
Lahir 28 Januari 1989 (umur 30)
Bendera Indonesia Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Jenis musik indie pop
Pekerjaan animator, penyanyi, pelukis
Instrumen vokal, gitar
Hubungan Isabella Fawzi (kakak)
Nadia Soekarno (adik sepupu)
Soraya Haque (bibi)
Shahnaz Haque (bibi)
Gilang Ramadhan (paman)
Ekki Soekarno (paman)
Orang tua Ikang Fawzi
Marissa Haque

Selain sebagai animator, belakangan ia juga mengikuti jejak sang ayah dengan merambah menjadi seorang penyanyi. Selain itu di media sosial ia giat mendorong gerakan “Damai Yuk” sebagai bentuk kampanye perdamaian antara Indonesia dan Malaysia.[1]

KarierSunting

Sebagai animatorSunting

Sejak pertengahan 2000-an, Chiki menuntut ilmu di Multimedia University di Selangor, Malaysia. Selepas itu, ia magang di Les' Copaque Production dan terlibat dalam pembuatan animasi Upin & Ipin. Setelah magang dalam waktu yang cukup lama, akhirnya pada tahun 2010, ia ditawari bekerja tetap oleh Les' Copaque. Chiki pun resmi masuk sebagai pekerja tetap di Les' Copaque. Sempat mengerjakan beberapa hal, Chiki pun dipercaya memegang posisi tetap sebagai komposter yang menangani efek visual. Keberadaan tokoh Santi yang berasal dari Indonesia dalam serial animasi tersebut juga tak lepas dari campur tangan Chiki. Sebagai orang Indonesia asli, Chiki sukses membuat tokoh Santi menjadi tampil “sangat Indonesia” dalam serial tersebut. Selain Santi, Chiki juga menyisipkan produk tradisional Indonesia dalam serial tersebut seperti kue semprong dan bakpia. [2]

Chiki kembali ke Indonesia pada tahun 2012. Ia membentuk Monso House, perusahaan animasi independen dan bekerja sama dengan lima orang rekannya.[3]

Sebagai senimanSunting

Selain menjadi animator, Chiki juga berbakat dalam bidang seni rupa. Ia seringkali diminta membuat lukisan mural.[4]

Sebagai penyanyiSunting

Tahun 2016, Chiki memulai debutnya sebagai penyanyi. Namun ia tidak bergabung dengan label besar dan menyanyikan lagu-lagu pop komersil. Chiki merilis album Dimulai dari Mimpi secara independen. Tak hanya lagu-lagunya yang ia ciptakan sendiri, desain sampul album pun ia kerjakan secara mandiri. Distribusi album ini dibantu oleh Demajors.

Proses pembuatan album ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2014, karena dibuat secara indie dan tentunya banyak kendala yang terjadi, album tersebut baru rampung pada tahun 2016. Setiap pembelian satu album ini menghasilkan sumbangan lima ribu rupiah bagi Rumah Harapan, sebuah rumah singgah untuk anak-anak penderita penyakit parah, khususnya leukemia.

Chiki mengaku pembuatan album ini tak lebih dari sekadar wujud keinginannya untuk berkarya, sehingga ia tidak terlalu memikirkan perkara laris atau tidak, maupun masalah menurunnya pembelian rilisan musik dalam bentuk fisik saat ini.[5]

DiskografiSunting

Acara TVSunting

ReferensiSunting