Charles Alling

perwira TNI

Letnan Kolonel Inf. Charles Alling, S.E., M.MDS. (lahir 19 Mei 1980) adalah seorang perwira menengah TNI-AD yang saat ini menjabat sebagai Wadan Sat-81 Kopassus.

Charles Alling
Letkol Inf Charles Alling.jpg
Wadan Sat-81 Kopassus
Informasi pribadi
Lahir19 Mei 1980 (umur 42)
Indonesia Surabaya, Jawa Timur
Suami/istriNy. Cynthia Angeline Tambayong
Anak1. Gavin Alling
Alma materAkademi Militer (2001)
Karier militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangInsignia of the Indonesian Army.svg TNI Angkatan Darat
Masa dinas2001—sekarang
PangkatPdu letkoltni komando.png Letnan Kolonel
NRP11010050540580
SatuanInfanteri (Kopassus)

Charles, merupakan abituren Akademi Militer tahun 2001 dan mahir dalam bidang Infanteri (Kopassus). Jabatan terakhirnya adalah Komandan Kodim 0906/Tenggarong.[1]

Karier MiliterSunting

 
Mayor Inf Charles Alling, Saat menjadi Kontingen Garuda di Lebanon
 
Letkol Inf Charles Alling, Saat menjabat Danyon-32 Grup 3/Kopassus

Ia Mengawali kariernya di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada tahun 2001. Beberapa kursus dasar perwira Infanteri diikutinya pasca lulus dari Akademi Militer seperti Susarcab Infanteri dan Combat Intel. Selanjutnya pada tahun 2002 lulus mengikuti pendidikan komando dengan didahului beberapa rangkaian seleksi yang diikuti oleh seluruh perwira angkatannya. Keberhasilan melewati pendidikan Komando, membawanya untuk mengawali kedinasan di satuan Kopasus. Penempatan pertamanya adalah di Batalyon-22 Grup 2 Kopassus dengan menjabat sebagai Komandan Pleton. Kurang dari 1 (satu) tahun dari awal jabatanya di Grup-2 Kopassus, Charles Alling bergabung dengan Satuan-81 Kopassus yang diawali dengan pendidikan Gultor selama 5 (lima) bulan di Jakarta. Adapun beberapa jabatan yang telah dilewati pada periode 2003-2014 di Satuan-81 Kopassus Detasemen Khusus 81 (Penanggulangan Teror) adalah Komandan Unit, perwira latihan, perwira operasi, Komandan Tim, Wadanden, Komandan Detasemen (Aksus-811 dan Denik) dan Wadanyon-811 Detasemen Khusus 81 (Penanggulangan Teror). Pada tahun 2015, Alling mengikuti pendidikan Sesko Australia melalui program beasiswa Presiden Indonesia dengan program tambahannya adalah pendidikan S2 di Australian National University (ANU). Pasca pendidikan yang dilaluinya di Australia, Charles Alling kembali berdinas di Kopassus dengan jabatan sebagai Pabandya Lat sops Kopassus selama 7 bulan dan kemudian dipromosikan sebagai Komandan Batalyon-32 Grup-3 Kopassus pada tanggal 26 oktober 2016.[2][3]

Kemudian pada tahun 2018 menjabat Dansat Intel Kopassus dan saat ini menjabat sebagai Dandim 0906/Tenggarong Kodam VI/MLW

Riwayat PendidikanSunting

  • PARA (2000)
  • Akmil (2001)
  • Sussarcabif (2002)
  • Pendidikan Komando (2003)
  • Anti Teror (2005)
  • Jump Master (2005)
  • Free Fall (2007)
  • KIBI (2010)
  • Suslapa-II (2011)
  • NATO School Jerman (2012)
  • Seskoad Australia (2015)

Riwayat JabatanSunting

Letnan Dua s/d Kapten
  • Danton Grup-2 Kopassus (2001—2003)
  • Danton-3 Ki-2 Yon-22 Grup-2 Kopassus
  • Dan Unit Cakra Yon Ban Sat-81 Kopassus (2003—2004)
  • Dan Unit Aksus Sat-81 Kopassus (2005—2008)
  • Perwira Latihan Sat-81 Kopassus (2008—2009)
  • Pasi Ops Yon Aksus Sat-81 Kopassus (2009—2011)
  • Wadanden Aksus Sat-81 Kopassus (2011—2012)
Mayor
  • Danden Aksus (2012—2013)
  • Danden Teknik Sat-81 Kopassus (2013—2014)
  • Wadanyon Aksus (2014—2016)
  • Pabandya Latihan Kopassus (2016)
  • Danyon 32 Grup-3 Kopassus (2016—2018)
Letnan Kolonel
  • Dansat Intel Kopassus (2018—2019)
  • Dandim 0906/Tenggarong (2019—2022)
  • Wadan Sat-81 Kopassus (2022—Sekarang)

Tanda JasaSunting

  • Sl.Dharma Nusa
  • Sl.Kesetiaan VIII
  • Sl.Kesatria Yudha
  • Sl.UN Medal
  • Sl.Lebanon Armed Forces
  • Sl.Canti Darma
  • Sl.Kesetiaan XVI

PrestasiSunting

  • Mendapatkan predikat Siswa terbaik dalam beberapa pendidikan/sus (Purkota/GLG, Tarsandha, Jump master, Suspasiops 2010 dan Siswa terbaik Selapa IF 2011)
  • Juara 1 karya tulis dalam kegiatan Apel Dansat TNI-AD tahun 2017 [1][pranala nonaktif permanen] (Optimalisasi pembinaan Satuan Sandi Yudha Grup-3 Kopassus berbasis spiritual leadership untuk menyikapi pengaruh globalisasi
  • Juara 1 karya tulis dalam kegiatan Rabiniscab TNI-AD tahun 2017 (Peran serta satuan infanteri melalui sinergitas teknologi untuk membangun interoperabilitas perang gerilya
  • Tim inti Satgasban Intel-15 dalam operasi pembebasan sandera di Tembagapura

Lain-LainSunting

  • Siswa terbaik Purkota/GLG (Peringkat-1)
  • Siswa terbaik Tarsandha (Peringkat-1)
  • Siswa terbaik Jump Master (Peringkat-1)
  • Siswa Terbaik Diklapa II (Peringkat-1)
  • Penulis buku “Langit Biru diatas Naqoura” [2][pranala nonaktif permanen] [3][pranala nonaktif permanen] sebuah catatan Military Staff di Lebanon
  • Penulis buku "Kepak sayap sang Cenderawasih" sebuah catatan operasi di Papua
  • Penulis buku "Tim Maleo" (operasi pembebasan sandera di Papua)

ReferensiSunting