Candi Sanggrahan
Candi Sanggrahan

Candi Sanggrahan atau Candi Cungkup adalah candi pemujaan budha terletak di Desa Sanggrahan, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Menurut ahli, N.J Krom menyebutkan bahwa Candi Sanggrahan pertama kali dipelopori oleh J. Knebel utamanya berkenaan dengan lima buah arca Dhyani-Buddha yang pada bagian kepalanya sudah hilang. Selanjutnya pada tahun 1915 Oudheikundige Dienst menyelidiki bangunan candi. pada tahun 1917 Sir Thomas Stanford Raffles mencatat dalam bukunya. kemudian disusul oleh N.W Hoepermans.


ArsitekturSunting

Candi Sanggrahan merupakan candi yang dibangun diatas pelataran yang ditinggikan, sehingga tidak rata dengan tanah disekitarnya. Tinggi pelataran tersebut adalah 2,25m yang digunakan sebagai halaman candi. untuk mengatasi kemungkinan terjadinya tanah longsor, seluruh tepi pelataran diperkuat dengan struktur bata atau turap. Candi ini berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 9,06 x 9,06 m. dan terdiri dari bangunan kaki, tubuh dan atap. Bagian kaki candi sangat luas, tinggi dua meter, terdapat dinding relief harimau. Di bagian tangga ada reruntuhan batu bekas gapura.[1]

SejarahSunting

Candi ini peninggalan Kerajaan Majapahit. Dibangun sekitar tahun 1350 M. Candi ini awalnya merupakan tempat penyimpanan abu kerabat raja majapahit. Di sekitar candi kita dapat menemui banyak peninggalan sejarah yang berserakan. Di sekitarnya ada sebuah tugu pemujaan sebelah utara candi juga sebuah umpak di utara tugu dan jika anda menggali tanah di sekitar candi, maka akan banyak ditemukan gerabah kuno peninggalan masa lalu. Dulu ada enam buah patung budha namun karena ditakutkan ada penjarahan maka patung disimpan di rumah juru kunci sebelah selatan candi.[2]

Sejarah Candi Sanggrahan sebenarnya belum diketahui secara jelas, namun secara samar-samar dengan adanya istilah “sanggrahan” ini mengingatkan kita adanya suatu kelompok para pendeta, kata lain seperti wihara. Hal ini didukung adanya temuan pondasi yang cukup luas (bangunan profane) yang berada di sekitar Desa Sanggrahan.

RujukanSunting

  1. ^ Sedyawati, Edi, 1938-. Candi Indonesia. Latief, Feri,, Indonesia. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, (edisi ke-Cetakan pertama). [Jakarta]. ISBN 9786021766934. OCLC 886882212. 
  2. ^ "ACICIS Study Indonesia". ACICIS (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-09-22. 

Pranala luarSunting

https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbjatim/candi-sanggrahan-kabupaten-tulungagung/

[1]