Panembahan Cakraningrat VII, kemudian menjadi Sultan Cakraadiningrat I adalah penguasa Madura Barat yang berkuasa antara tahun 1780-1815.[1] Gubernur Jenderal Daendels memberikannya gelar Sultan Bangkalan; namun hal itu tidak membuat Cakraningrat VII menolong Belanda.[1] Ia malah membantu Inggris ketika mereka tiba pada tahun 1811 untuk merebut daerah jajahan Belanda.[1]

Makam Cakraningrat VII terletak di pemakaman kerajaan di Aeng Mata, Arosbaya.[2]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b c Kumar, Ann (1985). Diary of a Javanese Muslim: Religion, Politics and the Pesantren, 1883-1886. Faculty of Asian Studies, Australian National University. ISBN 978-0-86784-603-4. , hlm. 31.
  2. ^ Bax, Mart; Kloos, Peter (1992). Faith and Polity: Essays on Religion and Politics. VU University Press. hlm. 111. ISBN 978-90-5383-080-2. 
Didahului oleh:
Cakraningrat V
Sultan Madura Barat
1780-1815
Diteruskan oleh:
Cakraningrat VIII