Buku silsilah

Daftar dan buku silsilah digunakan di Asia dan Eropa untuk mencatat sejarah leluhur.

ChinaSunting

zupu
Hanzi tradisional: 族譜
Hanzi sederhana: 族谱

Kebiasaan tersebut adalah tradisi Tionghoa untuk mencatat anggota keluarga dalam sebuah buku, yang meliputi setiap laki-laki yang lahir dalam keluarga tersebut, orang yang dinikahi, dll. Secara tradisional, hanya nama-nama laki-laki yang dicatat dalam buku-buku tersebut.

Saat revolusi Kebudayaan, beberapa buku tersebut dihancurkan, karena dianggap oleh partai komunis Tiongkok sebagai salah satu Empat Hal Lama. Sejarah kebudayaan bernilai tersebut hancur selamanya. Beruntungnya di Taiwan, Hong Kong, dan wilayah-wilayah yang tak tersentuh oleh revolusi tersebut, beberapa orang Tionghoa masih menyimpan buku-buku silsilah mereka, beberapa diantaranya berusia ribuan tahun.

IndiaSunting

Di India, pendaftaran silsilah Hindu di Haridwar menjadi sebuah perhatian pembelajaran selama beberapa tahun dan dimikrofilmkan oleh Genealogical Society of Utah (GSU) USA.[1] Di India, Michael Lobo terlibat dalam pendokumentasian dan pengkompilasian sejarah dan silsilah keluarga yang masih dalam masyarakat Katolik Mangalore sejak 1993, dibawah sebuah proyek penelitian yang berjudul "Ensiklopedia Silsilah Keluarga Katolik Mangalore".[2] Pada 2009, karyanya menyoroti lebih dari seribu keluarga dan berlanjut dengan pembaharuan nama dan pencatatan keluarga baru.[2] Lobo mengklaim bahwa masyarakat Katolik Mangalore memiliki keunikan sebagai satu-satunya masyarakat di dunia yang memiliki ensiklopedia silsilah mereka sendiri.[2]

IrlandiaSunting

Silsilah memiliki bagian yang paling penting dalam budaya Irlandia sejak zaman prasejarah. Dari beberapa manuskrip yang selamat, sejumlah besar diantaranya berisi silsilah, baik untuk sebuah keluarga tunggal atau lebih. Kebiasaan tersebut dipraktikan di Gaelik dan Anglo-Norman Irlandia. Sejumlah buku paling terkenal adalah:

Keluarga-keluargayang merupakan sejarawan profesional meliputi Clan Ó Duibhgeannáin, Ó Cléirigh, Clan MacFhirbhisigh, Ó Maolconaire.

KoreaSunting

jokbo
Hangul
족보
Hanja
族譜
Alih Aksarajokbo
McCune–Reischauerchokpo

Di Korea, buku silsilah disebut jokbo atau chokbo. Setiap keluarga memiliki sebuah jokbo yang berpindah tangan dari generasi ke generasi, dan salinan-salinannya sering dicetak dan didistribusikan ke para anggota keluarga sebagai kenangan. Putra yang baru lahir dari setiap keluarga (dalam sebuah bentuk primogenitur) menempati jokbo asli (yang berlawanan dengan salinan-salinannya) dengan namanya dan melanjutkan silsilah dan garis keluarga. Kebiasaan tersebut sering digunakan pada masa pra-modern (contohnya zaman pasca-Joseon) Korea

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ India Genealogical Society of Utah.
  2. ^ a b c Lasrado, Richie. "Dr. Michael Lobo: Probing family roots and history". Daijiworld Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2012-02-14. Diakses tanggal 2008-10-20.