Blackened death metal

subgenre musik heavy metal

Blackened death metal (juga dikenal sebagai black death metal) adalah subgenre ekstrim dari heavy metal yang menggabungkan elemen-elemen black metal dan death metal.[1][2]

Genre ini muncul pada awal 1990-an ketika band-band black metal mulai memasukkan unsur-unsur death metal dan sebaliknya. Genre ini biasanya menggunakan death growl, tremolo picking, blast beat, dan lirik serta penggambaran setanisme. Band-band dengan genre ini biasanya menggunakan corpse paint yang diadaptasi dari black metal.

KarakteristikSunting

Genre ini umumnya adalah death metal yang menggabungkan elemen musik, lirik atau ideologis dari black metal, seperti peningkatan penggunaan tremolo picking, tema lirik anti-Kristen atau Setanisme, dan progresi akord yang mirip dengan yang digunakan dalam black metal.[3] Band blackened death metal juga lebih cenderung memakai corpse paint dan baju zirah, daripada gaya dengan band lain dari genre death metal.[4] Tuning gitar dengan rentang yang lebih rendah, death growl dan perubahan tempo mendadak adalah hal yang umum dalam genre ini.[5] Beberapa band blackened death metal seperti Goatwhore dan Angelcorpse, bahkan mendapat pengaruh signifikan dari thrash metal.[5]

ReferensiSunting

  1. ^ Henderson, Alex. "Ninewinged Serpent - Devian". AllMusic. Diakses tanggal 3 September 2012. 
  2. ^ Bowar, Chad. "Hacavitz - Venganza Review". About.com. Diakses tanggal 3 September 2012. 
  3. ^ Unger, Matthew. Sound, Symbol, Sociality: The Aesthetic Experience of Extreme Metal Music. hlm. 27. 
  4. ^ Gardner, Robert Owen. Studies in Symbolic Interaction. hlm. 119. 
  5. ^ a b Dunn, Sam; Deaville, Jason (2016). "Blackened Death Metal".