Buka menu utama
Reka ulang sebuah bola plutoniun yang dilapisi tungsten karbida sebagai pemantul neutron, yang terlibat insiden reaksi nuklir tak terkendali pada 1945.

Dalam senjata nuklir, biji adalah inti senjata nuklir bertipe "implosi", yang terdiri dari bahan fisi dan pemantul neutron serta moderator neutron yang diikat pada bahan tersebut. Nama "biji" (Inggris: pit) diambil dari kemiripannya dengan biji keras buah seperti persik dan aprikot. Sebagian senjata nuklir tahun 1950an pernah dibuat menggunakan uranium-235 saja maupun komposit uranium-plutonium,[1] tetapi sejak tahun 1960an, biji seluruhnya yang terbuat dari plutonium telah menjadi standar karena membutuhkan diameter paling kecil.

ReferensiSunting

  1. ^ "Restricted Data Declassification Decisions from 1945 until Present" – "Fact that plutonium and uranium may be bonded to each other in unspecified pits or weapons."