Biaju Kecil

Biaju Kecil

Lokasi Kalimantan Tengah Kabupaten Kapuas.svg

Peta Zuid en Ooster Afdeeling van Borneo tahun 1862, wilayah negeri Biaju Kecil no. XIX

Biaju Kecil adalah sebuah nama lama historis yang digunakan untuk Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah menurut sejarah Kesultanan Banjar yang disebutkan dalam naskah kuno Hikayat Banjar dan kontrak-kontrak perjanjian dengan pihak Belanda sebelum tahun 1800.[1][2]

Keberadaan wilayah Biaju Kecil, diceritakan dalam Hikayat Banjar-Kotawaringin merupakan salah satu daerah yang mengirim utusan untuk menghadiri undangan penguasa Kerajaan Negara Dipa Lambung Mangkurat untuk menghadiri upacara pernikahan Putri Junjung Buih dengan Pangeran Suryanata, (Rass:314) sebagai berikut:

[2]


Tahun 1526Sunting

Keberadaan wilayah Biaju Kecil, diceritakan dalam Hikayat Banjar-Kotawaringin merupakan salah satu daerah yang mengirim pasukan perang untuk membantu Raja Banjar Pangeran Samudera (Sultan Suryanullah) melawan pamannya Pangeran Tumenggung (Raja Negara Daha):


Nama Biaju Kecil disebutkan dalam perjanjian bertanggal 8 Maret 1789 tercatat di belakang artikel Kontrak 13 Agustus 1787Sunting

Sep. Articul het Tractaat van 13 Agustus 1787, 22 April 1789.[1]

Tahun 1826Sunting

Perkembangan selanjutnya nama wilayah Biaju Kecil tersebut diganti namanya menjadi Dayak Kecil pada zaman masa kolonial Hindia Belanda seperti yang tertulis di dalam kontrak pernjanjian antara Kesultanan Banjar dengan pihak kolonial Hindia Belanda pada tanggal 4 Mei 1826.[1]

Berdasarkan CONTRACT MET DEN SULTAN VAN BANDJERMASIN 4 Mei 1826. / B 29 September 1826 No. 10, yang dibuat Sultan Adam dari Banjar dengan pihak kolonial Belanda, nama Biaju Kecil telah berubah menjadi Dayak Kecil.[1]

Perkara 4:


Tahun 1849Sunting

Nama Dayak Kecil selanjutnya tidak berubah lagi tetap digunakan untuk menyebut wilayah Biaju Kecil tersebut dalam Staatsblad van Nederlandisch Indië tahun 1849, wilayah de groot en kleine Daijak-rivier (sungai Dayak Besar dan sungai Dayak Kecil) ini termasuk dalam zuid-ooster-afdeeling berdasarkan Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie, pada 27 Agustus 1849, No. 8. [3]

Lihat pulaSunting

Catatan kakiSunting

  1. ^ a b c d Hindia-Belanda (1965). Bandjermasin (Sultanate), Surat-surat perdjandjian antara Kesultanan Bandjarmasin dengan pemerintahan2 V.O.C.: Bataafse Republik, Inggeris dan Hindia-Belanda 1635-1860 (PDF). Arsip Nasional Republik Indonesia, Kompartimen Perhubungan dengan Rakjat. hlm. 12. [pranala nonaktif permanen]
  2. ^ a b c Ras, Johannes Jacobus (1990). Hikayat Banjar (dalam bahasa Melayu). Diterjemahkan oleh Siti Hawa Salleh. Lot 1037, Mukim Perindustrian PKNS - Ampang/Hulu Kelang - Selangor Darul Ehsan, Malaysia: Percetakan Dewan Bahasa dan Pustaka. ISBN 9789836212405.  ISBN 983-62-1240-X
  3. ^ (Belanda) Staatsblad van Nederlandisch Indië. Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie. 27 Agustus 1849. hlm. 2.