Betacoronavirus (disingkat Beta-CoV) adalah salah satu dari empat genus koronavirus dalam subfamili Orthocoronavirinae, keluarga Coronaviridae, dan ordo Nidovirales. Virus ini merupakan virus zoonotik yang beramplop, memiliki asam nukleat berupa RNA untai tunggal dengan sense-positif. Dalam literatur yang lebih lama, genus ini juga dikenal sebagai 'coronavirus grup 2'. Virus korona memiliki berbagai garis keturunan, dan genus Beta-CoV terdiri atas empat garis keturunan, yaitu A, B, C, dan D.

  • Garis keturunan A (subgenus Embecovirus), termasuk HCoV-OC43 dan HCoV-HKU1;
  • Garis keturunan B (subgenus Sarbecovirus), termasuk SARS-CoV dan 2019-nCoV;
  • Garis keturunan C (subgenus Merbecovirus), termasuk Tylonycteris bat coronavirus HKU4 (BtCoV-HKU4), Pipistrellus bat coronavirus HKU5 (BtCoV-HKU5), dan MERS-CoV;
  • Garis keturunan D (subgenus Nobecovirus), termasuk Rousettus bat coronavirus HKU9 (BtCoV-HKU9).[2]
Betacoronavirus Edit the value on Wikidata
MERS-CoV electron micrograph1.jpg
Partikel MERS-CoV dilihat dari mikroskop elektron stain negatif. Virion (partikel lengkap virus) mengandung proyeksi karakteristik berbentuk "club" (keriting dalam kartu remi) yang berasal dari membran virus.
Taksonomi
SuperdomainBiota
DomainVirus
DuniaRiboviria
OrdoNidovirales
FamiliCoronaviridae
UpafamiliOrthocoronavirinae
GenusBetacoronavirus Edit the value on Wikidata
Tipe taksonomiMurine coronavirus Edit the value on Wikidata
Subgenus dan spesies[1]

Keempat garis keturunan tersebut juga dinamai menggunakan huruf Yunani atau numerik.[3] Subgenus lain dalam genus Bata-CoV adalah Hibecovirus, termasuk Bat Hp-betacoronavirus Zhejiang2013.[1][4]

ReferensiSunting

  1. ^ a b "Virus Taxonomy: 2018 Release" (html). International Committee on Taxonomy of Viruses (ICTV) (dalam bahasa Inggris). October 2018. Diakses tanggal 13 January 2019. 
  2. ^ "ECDC Rapid Risk Assessment - Severe respiratory disease associated with a novel coronavirus" (PDF). 19 Feb 2013. Diakses tanggal 22 April 2014. 
  3. ^ Cotten, Matthew; Lam, Tommy T.; Watson, Simon J.; Palser, Anne L.; Petrova, Velislava; Grant, Paul; Pybus, Oliver G.; Rambaut, Andrew; Guan, Yi; Pillay, Deenan; Kellam, Paul; Nastouli, Eleni (2013-05-19). "Full-Genome Deep Sequencing and Phylogenetic Analysis of Novel Human Betacoronavirus - Vol. 19 No. 5 - May 2013 - CDC". Emerging Infectious Diseases. 19 (5): 736–42B. doi:10.3201/eid1905.130057. PMC 3647518 . PMID 23693015. Diakses tanggal 22 Apr 2014. 
  4. ^ Antonio C. P. Wong, Xin Li, Susanna K. P. Lau, Patrick C. Y. Woo: Global Epidemiology of Bat Coronaviruses, in: Viruses. 2019 Feb; 11(2): 174, doi:10.3390/v11020174