Bank Sahabat Sampoerna

Bank Sahabat Sampoerna adalah sebuah bank di Indonesia. Bank ini merupakan bagian dari Sampoerna Strategic Group. Bank ini didirikan pada tahun 1990.

PT Bank Sahabat Sampoerna
Anak perusahaan
IndustriPerbankan
DidirikanJakarta, Indonesia (1990)
Kantor
pusat
Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Indonesia
Tokoh
kunci
Ali Rukmijah (Presiden Direktur)
ProdukJasa keuangan
PendapatanRp 629,3 Miliar (2018), Rp 664 Miliar (2019) Kenaikan
Rp 79 Miliar (2018), Rp 18,5 Miliar (2019) Penurunan
PemilikSampoerna Strategic Group
Situs webwww.banksampoerna.com

Sebelumnya, nama perusahaan adalah Dipo International Bank sampai tahun 1995 dan Bank Dipo International sampai tahun 2012. Sampoerna Strategic mengakuisisi perusahaan pada tahun 2011, di mana pemilik mayoritas sebelumnya adalah Pahalamas Sejahtera. Pahalamas merupakan perusahaan milik keluarga Poniman yang bergerak di bidang otomotif,[1] dimana Poniman merupakan pendiri bank ini sebelumnya.[2] Bank Dipo saat itu memiliki 6 kantor cabang dan aset Rp 614 miliar.[3] Selain Pahalamas, pemegang saham Bank Dipo sebelum akuisisi terdiri dari Suhanti Poniman (48%) dan Suhada Poniman (10%).[4]

Pada tahun 2013, Grup Alfa melalui Cakrawala Mulia Prima mengambilalih sisa saham Pahalamas Sejahtera, dimana saat ini Cakrawala memegang 17% saham perusahaan.

ManajemenSunting

  • Komisaris Utama : Budi Setiawan Halim
  • Komisaris : Harry Mulyadi Santoso
  • Komisaris Independen: Freddy Suliman
  • Komisaris Independen: Minhari Handikusuma
  • Direktur Utama : Ali Rukmijah
  • Direktur Keuangan dan Perencanaan Bisnis: Henky Suryaputra
  • Direktur Bisnis ESME : Rudi Mahasin
  • Direktur Operation dan Teknologi Informasi : Lie Liliana Veronica
  • Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko : A. Dendi Hardiansyah

Produk dan LayananSunting

  • Tabungan Hasil Tinggi
  • Tabungan Bisnis Hasil Tinggi
  • Tabungan Sampoerna
  • Tabungan Hati
  • Tabungan Saku
  • Giro
  • Deposito
  • Pembiayaan UMKM
  • Kredit Multi Guna
  • Kredit Alat Berat
  • Supplier Financing
  • Buyer Financing
  • Contractor Financing
  • Probiz
  • Pembiayaan Mikro
  • Pembiayaan Lembaga Keuangan (KUD, BPR, Koperasi, Lembaga Keuangan Non Bank)
  • ATM
  • Mobile Banking
  • Internet Banking
  • Safe Deposit Box

ReferensiSunting

Pranala luarSunting