Bahasa Latin Kuno

Bahasa Latin Kuno, juga dikenal sebagai Bahasa Latin Awal atau Bahasa Latin Arkais, ialah Bahasa Latin pada periode sebelum 75 SM, yaitu sebelum zaman Bahasa Latin Klasik.[2] (dalam Bahasa Latin Kontemporer dan Baru, bahasa ini dinamakan prisca Latinitas ("Bahasa Latin Purba") daripada vetus Latina ("Bahasa Latin Kuno"), sebagai vetus Latina digunakan untuk merujuk pada serangkaian teks Alkitabiah yang ditulis dalam Bahasa Latin Akhir.) Bahasa ini pada akhirnya diturunkan dari Bahasa Proto-Italik.

Bahasa Latin Kuno
Bahasa Latin Arkais
Prisca Latinitas
Duenos inscription.jpg
Prasasti Duenos, salah satu teks paling awal Bahasa Latin Kuno
Dituturkan diRepublik Romawi
WilayahItalia
Eradikembangkan menjadi Bahasa Latin Klasik selama abad ke-1 SM
Alfabet Latin 
Status resmi
Bahasa resmi di
Roma
Diatur olehSekolah tata bahasa dan retorika
Kode bahasa
ISO 639-3Tidak ada (mis)
LINGUIST List
qbb
Glottologoldl1238[1]
{{{mapalt}}}
Perluasan wilayah Republik Romawi selama abad ke-2 SM. Sangat sedikit bahasa Latin yang mungkin dituturkan di kawasan hijau, dan bahasa-bahasa lain dituturkan bahkan di dalamnya.
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode.

Penggunaan "kuno", "awal", dan "arkais" telah menjadi standar dalam penerbitan penulisan bahasa Latin kuno setidaknya sejak abad ke-18. Definisi ini tidak arbitrer, tetapi istilah tersebut merujuk pada penulisan dengan konvensi ejaan dan bentuk kata yang umumnya tidak ditemukan dalam karya-karya yang ditulis di bawah Kekaisaran Romawi. Artikel ini menampilkan beberapa perbedaan utama.

Spesimen yang paling awal diketahui dari bahasa Latin muncul di Praeneste fibula. Sebuah analisis baru yang dilakukan pada tahun 2011 menyatakannya asli "tanpa keraguan"[3] dan berasal dari Periode Oriental, pada paruh pertama abad ke-7 SM.[4]

RujukanSunting

  1. ^ Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2019). "Old Latin". Glottolog 4.1. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. 
  2. ^ "Archaic Latin". The American Heritage Dictionary of the English Language: Fourth Edition. 
  3. ^ Maras, Daniele F. (Winter 2012). "Scientists declare the Fibula Praenestina and its inscription to be genuine 'beyond any reasonable doubt'" (PDF). Etruscan News. 14. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 24 February 2012. 
  4. ^ Maras, Daniele Federico. "Scientists declare the Fibula Prenestina and its inscription to be genuine 'beyond any reasonable doubt'". academia.edu. Diarsipkan dari versi asli tanggal 19 October 2017. Diakses tanggal 4 May 2018.