Bahasa Kerinci

Dialek Bahasa Melayu

Bahasa Kerinci atau bahasa Melayu dialek Kerinci (bahasa Melayu: Bahasa Kerinci; Jawi; بهاس كرينچي) adalah bahasa yang dipertuturkan oleh Suku Melayu Kerinci[1] di sekitar wilayah Kabupaten Kerinci & Kota Sungai Penuh. Ragam dialeknya sangat tinggi bila dilihat dari wilayah penuturnya yang kecil. Beberapa dialek diantaranya Ulu, Mamak, Akit, Talang, dan Sakei. Aksara Rencong (Incung) adalah aksara yang digunakan untuk menuliskan bahasa Kerinci.

Bahasa Kerinci
Bahasa Kerinci
Baso Kinci (hulu) Kincai (hilir)
بهاس كرينچي
Dituturkan diJambi, Indonesia
WilayahDi sekitar wilayah Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin, Sumatra Barat, Riau, Bengkulu, Kepulauan Riau, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, dan Kuala Lumpur, Malaysia
Penutur bahasa
285.000
260.000 di Indonesia (2000) (tidak tercantum tanggal)
Rencong (Incung)
Abjad Jawi
Alfabet Latin
Kode bahasa
ISO 639-1-
ISO 639-2-
ISO 639-3kvr

Bahasa Kerinci termasuk dalam rumpun bahasa Austronesia. Namun, Van Reijn (1974) berpendapat bahwa bahasa ini memiliki persamaan bunyi (fonem) dengan bahasa Austroasia.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ Kerinci Speaking Peoples - Joshua Project
  2. ^ Van Reijn, E.O. (1974). "Some Remarks on the Dialects of North Kerintji: A link with Mon-Khmer Languages." Journal of the Malaysian Branch of the Royal Asiatic Society, 31, 2: 130-138.

Pranala luarSunting

(Inggris) Bahasa Kerinci di Ethnologue