C (bahasa pemrograman)

(Dialihkan dari Bahasa C)

Bahasa pemrograman C adalah bahasa pemrograman komputer bertujuan umum yang dibuat pada tahun 1972 oleh Dennis Ritchie untuk Sistem Operasi Unix di Bell Telephone Laboratories. Dengan desain, fitur C dengan jelas mencerminkan kemampuan CPU yang ditargetkan.

C
ParadigmaMultiparadigma: imperatif (prosedural), terstruktur
Dirancang olehDennis Ritchie
PengembangANSI X3J11 (ANSI C); ISO/IEC JTC 1 (Joint Technical Committee 1) / SC 22 (Subcommittee 22) / WG 14 (Working Group 14) (ISO C)
Rilis perdana1972; 52 tahun lalu (1972)[1]
Rilis stabil
C17 / Juni 2018; 5 tahun lalu (2018-06)
Rilis pratayang
C2x (N2912) / 3 September 2022; 20 bulan lalu (2022-09-03)[2]
Tipe sistemStatis, lemah, manifes, nominal
Sistem operasiLintas platform
Ekstensi nama berkas.c, .h
Situs webwww.iso.org/standard/74528.html
www.open-std.org/jtc1/sc22/wg14/
Repositorihttps://www.iso.org/standard/74528.html, https://www.open-std.org/jtc1/sc22/wg14/
Implementasi utama
Dialek
Cyclone, Unified Parallel C, Split-C, Cilk, C*
Terpengaruh oleh
B (BCPL, CPL), ALGOL 68,[3] assembly, PL/I, FORTRAN
Mempengaruhi
Beragam: AMPL, AWK, csh, C++, C--, C#, Objective-C, D, Go, Java, JavaScript, JS++, Julia, Limbo, LPC, Perl, PHP, Pike, Processing, Python, Rust, Seed7, Vala, Verilog (HDL),[4] Nim, Zig
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Meskipun C dibuat untuk memprogram sistem dan jaringan komputer namun bahasa ini juga sering digunakan dalam mengembangkan software aplikasi. C juga banyak dipakai oleh berbagai jenis platform sistem operasi dan arsitektur komputer, bahkan terdapat beberepa compiler yang sangat populer telah tersedia. C secara luar biasa memengaruhi bahasa populer lainnya, terutama C++ yang merupakan extensi dari C.

Sejak 2000, C secara konsisten menempati peringkat di antara dua bahasa teratas diTIOBE index, sebuah pengukuran dari popularitas bahasa pemrograman.[5]

Sejarah sunting

Perkembangan awal sunting

Asal usul C terkait erat dengan pengembangan sistem operasi Unix, yang awalnya diimplementasikan dalam bahasa assembly pada PDP-7 oleh Dennis Ritchie dan Ken Thompson, menggabungkan beberapa ide dari rekan-rekannya. Akhirnya, mereka memutuskan untuk mem-porting sistem operasi ke PDP-11. Versi asli Unix PDP-11 juga dikembangkan dalam bahasa assembly.

B sunting

Artikel utama: B (bahasa pemrograman)

Thompson menginginkan bahasa pemrograman untuk mengembangkan utilitas untuk platform baru. Pada awalnya, dia mencoba menulis kompiler Fortran, tetapi segera menyerah. Sebaliknya, ia menciptakan versi sederhana dari bahasa pemrograman sistem yang baru dikembangkan yang disebut BCPL. Deskripsi resmi BCPL belum tersedia pada saat itu[14] dan Thompson memodifikasi sintaksisnya agar tidak terlalu bertele-tele, dan mirip dengan ALGOL sederhana yang dikenal sebagai SMALGOL.[15] Thompson menyebut hasilnya B.[8] Dia menggambarkan B sebagai "semantik BCPL dengan banyak sintaksis SMALGOL". Seperti BCPL, B memiliki kompiler bootstrapping untuk memfasilitasi porting ke mesin baru.[15] Namun, hanya sedikit utilitas yang akhirnya ditulis dalam B karena terlalu lambat, dan tidak dapat memanfaatkan fitur PDP-11 seperti kemampuan pengalamatan byte.

B dan C pertama Rilis sunting

Pada tahun 1971, Ritchie mulai menyempurnakan B, untuk memanfaatkan fitur PDP-11 yang lebih bertenaga. Tambahan yang signifikan adalah tipe data karakter. Dia menyebutnya B Baru (NB).[15] Thompson mulai menggunakan NB untuk menulis kernel Unix, dan persyaratannya membentuk arah pengembangan bahasa.[15][16] Hingga tahun 1972, tipe yang lebih kaya ditambahkan ke bahasa NB: NB memiliki array int dan char. Pointer, kemampuan untuk menghasilkan pointer ke tipe lain, semua tipe array, dan tipe yang akan dikembalikan dari fungsi semuanya juga ditambahkan. Array dalam ekspresi menjadi pointer. Kompiler baru telah ditulis, dan bahasanya diganti namanya menjadi C.[8]

Kompiler C dan beberapa utilitas yang dibuat dengannya disertakan dalam Unix Versi 2, yang juga dikenal sebagai Research Unix.

Struktur dan penulisan ulang kernel Unix sunting

Pada Versi 4 Unix, dirilis pada bulan November 1973, kernel Unix diimplementasikan kembali secara ekstensif di C.[8] Pada saat ini, bahasa C telah memperoleh beberapa fitur canggih seperti tipe struct.

Praprosesor diperkenalkan sekitar tahun 1973 atas desakan Alan Snyder dan juga sebagai pengakuan atas kegunaan mekanisme penyertaan file yang tersedia di BCPL dan PL/I. Versi aslinya hanya menyediakan file yang disertakan dan penggantian string sederhana: #include dan #define makro tanpa parameter. Segera setelah itu, diperluas, sebagian besar oleh Mike Lesk dan kemudian oleh John Reiser, untuk menggabungkan makro dengan argumen dan kompilasi bersyarat.[8]

Unix adalah salah satu kernel sistem operasi pertama yang diimplementasikan dalam bahasa selain bahasa assembly. Contoh sebelumnya termasuk sistem Multics (yang ditulis dalam PL/I) dan Master Control Program (MCP) untuk Burroughs B5000 (yang ditulis dalam ALGOL) pada tahun 1961. Sekitar tahun 1977, Ritchie dan Stephen C. Johnson membuat perubahan lebih lanjut pada bahasa untuk memfasilitasi portabilitas sistem operasi Unix. Kompiler C Portabel Johnson menjadi dasar untuk beberapa implementasi C pada platform baru.

C K&R sunting

Pada tahun 1978, Dennis Ritchie dan Brian Kernighan menerbitkan edisi pertama dari buku yang berjudul The C Programming Language. Buku ini hingga sekarang diakui sebagai kitab suci bahasa C dan merupakan referensi utama seorang pemrogram yang ingin mengetahui tentang bahasa C, terutama karena begitu lengkapnya cakupan buku ini tentang bahasa C dan mudahnya program yang dicontohkan dalam buku ini.

Versi bahasa C yang ditampilkan dalam buku ini kemudian dikenal dalam kalangan pemrogram sebagai C K&R. Pada buku The C Programming Language edisi kedua kemudian melingkupi ANSI C yang diperkenalkan belakangan.

ANSI C & ISO C sunting

Pada perkembangannya, muncul versi-versi C lain yang pada akhirnya membuat kebingungan di kalangan pemrogram. Karena itu, pada tahun 1983, American National Standards Institute (ANSI) membuat sebuah komite untuk membuat sebuah versi standar dari bahasa C. Setelah melalui proses yang panjang dan sengit, pada tahun 1989, telah berhasil disahkan standar yang dinamakan ANSI X3.159-1989, versi ini sering kali dinamakan ANSI C, atau kadang-kadang C89.

Pada 1990, versi ANSI C diadopsi oleh Organization for Standardization (ISO) dengan sedikit perubahan dengan nama ISO/IEC 9899:1990. Versi ini sering kali dinamakan ISO C atau C90. Karena versi ANSI C dan ISO C hanya memiliki sedikit perbedaan, pemanggilan C90 dan C89 merujuk pada bahasa yang sama.

C99 sunting

Versi C99 dibuat oleh ISO C pada tahun 1999. Versi ini dimaksudkan terutama untuk memperbanyak dukungan kepada pemrograman berorientasi objek, terutama setelah C++, yang dibuat berdasarkan bahasa ini mendapat tempat yang istimewa di kalangan pemrogram yang banyak di cari

Sintaks sunting

C89 memiliki 32 kata, juga dikenal sebagai keyword, yang merupakan kata-kata yang tidak dapat digunakan untuk tujuan apa pun selain yang telah ditentukan sebelumnya:

C99 memiliki lima kata lagi:

C11 memiliki tujuh kata lagi:[6]

  • _Alignas
  • _Alignof
  • _Atomic
  • _Generic
  • _Noreturn
  • _Static_assert
  • _Thread_local

Pustaka sunting

Bahasa pemrograman C sering menggunakan pustaka sebagai metode utama dari ekstensinya. Dalam C, sebuah pustaka adalah seperangkat fungsi yang terkandung dalam satu file "arsip". Setiap pustaka mempunyai sebuah file header, yang berisi prototipe fungsi yang terkandung di dalam perpustakaan yang dapat digunakan oleh suatu program, dan deklarasi tipe data khusus dan simbol makro yang digunakan dengan fungsi ini.

Bahasa C sering kali dipakai untuk membuat file-file pustaka yang menyimpan fungsi-fungsi tertentu, dikarenakan C dapat dikompile menjadi bahasa mesin yang sangat cepat dan kecil ukurannya, kemudian bahasa pemrograman lain seperti Python yang akan menciptakan antar-muka dari fungsi-fungsi yang dikandungnya.

Pustaka yang paling sering dipakai adalah Pustaka Standar C, yang berisi fungsi-fungsi standar yang berasal dari ANSI C. Pustaka standar ini sekarang telah terkandung dalam hampir setiap kompiler C yang dipakai.

Contoh Hello, World! sunting

 
Program "Hello, World!" oleh Brian Kernighan (1978)

Contoh "hello, world", yang muncul pada edisi pertama dari K&R, telah menjadi model untuk program pengantar di sebagian besar buku teks pemrograman. Programnya mem-print "hello, world" ke output standar, yang biasanya berupa terminal atau tampilan layar.

Versi aslinya adalah:[7]

main()
{
    printf("hello, world\n");
}

Berikut ini adalah contoh program sederhana yang akan mencetak kalimat "Hello, World!" dengan menggunakan pustaka stdio.h (ANSI C):

     #include <stdio.h>
     int main(void) 
     {
         printf("Hello, World!\n");
         return 0;
     }

Baris pertama program berisi arahan preprocessing, ditunjukkan oleh #include. Ini menyebabkan kompiler mengganti baris itu dengan seluruh teks dari standard header stdio.h, yang berisi deklarasi untuk fungsi input dan output standar seperti printf dan scanf. Tanda kurung sudut di sekitar stdio.h mengindikasikan bahwa stdio.h terletak menggunakan strategi pencarian yang lebih memilih header yang disediakan dengan kompiler ke header yang lain memiliki nama yang sama, sebagai lawan dari tanda kutip ganda yang biasanya menyertakan file header lokal atau khusus proyek.

Penggunaan sunting

 
Bahasa pemrograman C

C digunakan luar untuk pemrograman sistem dalam mengimplementasikan sistem operasi dan pengaplikasian sistem tertanam.[8] Ini untuk beberapa alasan:

  • Kode yang dihasilkan setelah kompilasi tidak menuntut banyak fitur sistem, dan dapat dipanggil dari beberapa kode boot secara langsung - itu sederhana untuk dijalankan.
  • Pernyataan dan ekspresi bahasa C biasanya memetakan dengan baik ke urutan instruksi untuk prosesor target, dan akibatnya ada permintaan run-time yang rendah pada sumber daya sistem - ini cepat untuk dijalankan.
  • Bahasanya membuatnya mudah untuk melapisi struktur ke blok data biner, memungkinkan data untuk dipahami, dinavigasi dan dimodifikasi - ini dapat menulis struktur data, bahkan file sistem.
  • Tergantung pada penghubung dan lingkungan, kode C juga dapat memanggil perpustakaan yang ditulis dalam bahasa rakitan, dan dapat dipanggil dari bahasa rakitan - ini beroperasi dengan baik dengan kode lain.
  • C memiliki ekosistem yang sangat matang dan luas, termasuk kompiler sumber terbuka, debugger dan utilitas, dan merupakan standar de facto. Kemungkinan driver sudah ada di C, atau ada arsitektur CPU yang mirip dengan back-end kompiler C, jadi ada pengurangan insentif untuk memilih bahasa lain.

Perbandingan dengan C++ sunting

C++ pada awalnya disebut sebagai "C dengan Kelas" (C With Classes) dan diciptakan untuk memiliki fitur pemrograman berorientasi objek. Karena C++ berdasarkan dari C, maka kebanyakan kode C bisa dirakit di kompilator C++ dengan mudah. Perbedaan kecil contohnya kata "new" dan "delete" yang terdapat di kode C tidak bisa dirakit di C++ karena kata-kata ini adalah kata dipesan C++. Pustaka C biasanya bisa diimpor ke pustaka C++, tapi karena kompilator C dan C++ memiliki "name mangling" yang berbeda, maka perubahan kecil di kode C perlu dilakukan.[9]

Referensi sunting

  1. ^ (Ritchie 1993): "Thompson had made a brief attempt to produce a system coded in an early version of C—before structures—in 1972, but gave up the effort."
  2. ^ Fruderica (13 December 2020). "History of C". The cppreference.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal October 24, 2020. Diakses tanggal 24 October 2020. 
  3. ^ (Ritchie 1993): "The scheme of type composition adopted by C owes considerable debt to Algol 68, although it did not, perhaps, emerge in a form that Algol's adherents would approve of."
  4. ^ "Verilog HDL (and C)" (PDF). The Research School of Computer Science at the Australian National University. June 3, 2010. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal November 6, 2013. Diakses tanggal August 19, 2013. 1980s: ; Verilog first introduced ; Verilog inspired by the C programming language 
  5. ^ "TIOBE Index for October 2021". Diakses tanggal 2021-10-07. 
  6. ^ "ISO/IEC 9899:201x (ISO C11) Committee Draft" (PDF). Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal December 22, 2017. Diakses tanggal September 16, 2011. 
  7. ^ Kernighan & Ritchie (1978), hlm. 6.
  8. ^ Dale, Nell B.; Weems, Chip (2014). Programming and problem solving with C++ (edisi ke-6th). Burlington, MA: Jones & Bartlett Learning. ISBN 978-1449694289. OCLC 894992484. 
  9. ^ parashift.com - Menggunakan pustaka C di proyek C++

Sumber sunting

Bacaan lanjutan sunting

Pranala luar sunting