Buka menu utama

Arsitektur Bizantium adalah arsitektur Kekaisaran Bizantium (atau Kekaisaran Romawi Timur). Terminologi ini digunakan oleh para sejarawan modern untuk mengklasifikasikan Kekaisaran Romawi abad pertengahan sedemikian karena perkembangannya sebagai suatu entitas budaya dan seni yang berpusat di ibu kota baru Konstantinopel, berbeda dengan kota Roma dan sekitarnya. Kekaisaran Bizantium bertahan lebih dari satu milenium, secara dramatis mempengaruhi arsitektur abad pertengahan di seluruh Eropa dan Timur Dekat, serta menjadi asal mula tradisi arsitektur Utsmaniyah dan Renaisans setelah keruntuhan kekaisaran tersebut.

Daftar isi

Gambaran dari monumen yang masih terlestarikanSunting

Arsitektur Bizantium awal dibangun sebagai suatu cara untuk mengenang arsitektur Romawi. Perubahan teritorial dan politik, kemajuan teknologi, serta perubahan gaya menandakan adanya suatu gaya berbeda yang secara bertahap menghasilkan denah lantai berupa salib Yunani dalam arsitektur gereja.[1]

GaleriSunting

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

Bacaan lanjutanSunting

Pranala luarSunting