Buka menu utama
Anis sulawesi
Cataponera turdoides 1898.jpg
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Turdidae
Genus: Cataponera
Hartert, 1896
Spesies: C. turdoides
Nama binomial
Cataponera turdoides
Hartert, 1896

Anis sulawesi (Cataponera turdoides) adalah spesies burung dalam famili Turdidae. Burung ini endemik di Indonesia dan hanya di temukan di hutan dataran tinggi Pulau Sulawesi di atas ketinggian 1100 meter dari permukaan laut[2].

Daftar isi

DeskripsiSunting

Burung Anis Sulawesi atau Sulawesi Thrush tergolong jenis burung berukuran sedang dengan panjang tubuhnya berkisar antara 20-25 cm. Bulu tubuhnya secara umum terlihat berwarna coklat dan seperti bertudung. Mahkota berwarna coklat tua dengan garis berwarna hitam di atas mata. Paruh dan lingkaran mata berwarna jingga. Termasuk kulit kaki yang juga berwarna jingga[3]

PesebaranSunting

Anis Sulawesi adalah burung endemik Sulawesi. Burung pengicau dari famili Turdidae hanya bisa dijumpai di pulau Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulwesi Tengah, dan Sulawesi Barat. Hingga saat ini diakui empat subspesies (ras) burung Anis ini yaitu:

  • abditiva Riley, 1918 – Sulawesi tengah bagian utara.
  • tenebrosa Stresemann, 1938 – Sulawesi tengah bagian selatan.
  • turdoides Hartert, 1896 – Sulawesi selatan.
  • heinrichi Stresemann, 1938 – Sulawesi tenggara. Memiliki alis yang hitam dan pendek.

SuaraSunting

Suara anis sulawesi sangat merdu yang pada umumnya bersuara dengan ketinggian sekitar 3 sampai 6 meter dari permukaan tanah[4]

Habitat dan KebiasaanSunting

Habitat burung Anis Sulawesi adalah hutan pegunungan dataran tinggi pada ketinggian antara 1100 hingga 2400 meter dpl. Biasa ditemukan hidup sendiri atau dalam kelompok kecil yang terdiri kurang dari empat individu. Kacang juga bercampur dengan burung-burung jenis lainnya. Makanan jenis burung anis endemik ini adalah buah-buahan dan juga serangga

PopulasiSunting

Populasi burung Anis (Cataponera turdoides) secara keseluruhan belum diketahui dengan pasti. Meskipun merupakan burung endemik dengan daerah persebaran yang terbatas namun Birdlife International meyakini populasinya masih aman.

Maka dari itu Daftar Merah IUCN mendaftarkan burung ini dalam kategori spesies Least Concern (Resiko Rendah). Dan di Indonesia ini, burung Anis ini tidak termasuk burung yang dilindungi.

ReferensiSunting

  1. ^ BirdLife International (2012). "Cataponera turdoides". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2013.1. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 19 November 2013. 
  2. ^ Coates, Brian and Bishop, K (2000). Panduan Lapangan Burung-Burung di Kawasan Wallacea. Brisbane, Australia: BirdLife International-Indonesia Programme & Dove Publications Pty. ISBN 979-95794-2-2. 
  3. ^ Admin. "Anis Sulawesi, Sulawesi Thrush (Cataponera Turdoides) | Jenis Burung". jenisburung.co (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-11-30. 
  4. ^ "Suara Anis Sulawesi Gacor Untuk Masteran Burung". Suara Burung (dalam bahasa Inggris). 2018-11-30. Diakses tanggal 2018-11-30. 

Pranala luarSunting