Buka menu utama

Aksara Hanunó'o

⤴Dialihkan ke Aksara Manata

Hanunó'o adalah salah satu aksara asli Filipina dan digunakan oleh orang-orang Mangyan di Mindoro selatan untuk menulis bahasa Hanunó'o.[1] Aksara ini berjenis abugida yang merupakan keturunan dari aksara India, berkaitan erat dengan aksara Baybayin, dan terkenal karena biasanya vertikal tetapi ditulis ke atas, bukan ke bawah seperti hampir semua aksara lainnya. Aksara ini biasanya ditulis di bambu dengan mengiris huruf dengan pisau.[2][3] Tulisan Hanunó'o yang paling sering digunakan masih relatif baru karena sifat yang mudah rusak dari sebuah bambu. Oleh karena itu, sulit untuk menelusuri sejarah aksara ini.[1]

Hanunó'o
Hanunoo script sample.svg
Jenis aksara
Abugida
BahasaHanunó'o
Periode
sekitar abad ke-14 sampai sekarang
Silsilah
Menurut hipotesis hubungan antara abjad Aramea dengan Brahmi, maka silsilahnya sebagai berikut:
Dari aksara Brahmi diturunkanlah:
Aksara kerabat
Bali
Batak
Baybayin
Buhid
Jawa
Kaganga (Rejang)
Lontara (Bugis)
Rencong
Sunda Kuno
Tagbanwa (Tagalog)
Arah penulisanKiri-ke-kanan
ISO 15924Hano, 371
Nama Unicode
Hanunoo
U+1720–U+173F

StrukturSunting

Lima belas huruf dasar masing-masing aksara Hanuno'o merupakan salah satu dari lima belas konsonan /p t k b d ɡ m n ŋ l r s h j w/ diikuti oleh vokal yang melekat /a/.[3] Suku kata lainnya ditulis oleh modifikasi setiap huruf dengan salah satu dari dua diakritik (kudlit) yang mengubah suara vokal /i/ atau /u/.[2] Huruf untuk /la/ adalah sama dengan /ra/. Tetapi huruf untuk /li/ dan /ri/ berbeda, seperti untuk /lu/ dan /ru/. Ada juga tiga huruf yang mewakili vokal yang berdiri sendiri (fonetis didahului oleh konsonan hambat, q ditulis dalam transliterasi Romawi).[4] Konsonan akhir tidak ditulis, dan harus ditentukan dari konteks.[2]

Huruf-huruf Aksara Hanunó'oSunting

 

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b Postma, Antoon (1971). "Contemporary Mangyan Scripts". Philippine Journal of Linguistics. 2 (1): 1–12. 
  2. ^ a b c Rubino, Carl. "The Hanunoo Script". Ancient Scripts of the Philippines. Diakses tanggal September 2008. 
  3. ^ a b Conklin, Harold C. (2007). Fine Description: Ethnographic and Linguistic Essays. New Haven: Yale University Southeast Asia Studies. hlm. 320–342. 
  4. ^ Daniels, Peter (1996). The World's Writing Systems. New York: Oxford University Press. hlm. 481–484. 

Pranala luarSunting