Buka menu utama

Agama Yahudi

Agama Abrahamik
(Dialihkan dari Agama yahudi)
Bintang Daud, lambang agama Yahudi

Agama Yahudi (dari kata Ibrani יהודה, Yehudah[1][2]) adalah agama asli bangsa Yahudi, agama Abrahamik kuno yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan berpedomankan Kitab Taurat.[3] Agama ini merangkum seluruh kepercayaan, filsafat, dan kebudayaan bangsa Yahudi.[4] Bagi umat Yahudi yang taat, agama Yahudi merupakan ungkapan dari perjanjian yang diikat Tuhan dengan Bani Israel.[5] Agama ini memiliki khazanah pustaka, amalan, sikap teologi, dan bentuk organisasi yang kaya. Kitab Taurat merupakan bagian dari khazanah pustaka kerohanian yang terdiri atas kumpulan Tanak atau Alkitab Ibrani, dan kumpulan tradisi lisan dalam kitab-kitab yang baru disusun belakangan semisal Midras dan Talmud. Dengan jumlah pemeluk sekitar 14,5 sampai 17,4 juta jiwa di seluruh dunia,[6] Agama Yahudi menempati urutan ke-10 dalam daftar agama besar dunia.

Ada bermacam-macam gerakan kerohanian di dalam agama Yahudi. Sebagian besar di antaranya berpangkal pada ajaran Yahudi Rabani, yang meyakini bahwa Tuhan mewahyukan hukum-hukum dan perintah-perintah-Nya kepada Musa di Gunung Sinai dalam bentuk lisan maupun tulisan.[7] Dalam perjalanan sejarah, keseluruhan maupun sebagian dari keyakinan ini disanggah oleh berbagai golongan, misalnya kaum Saduki dan kaum Yahudi Helenistik pada zaman Haikal ke-2, kaum Yahudi Qara'im dan kaum pengikut Sabatai pada awal dan akhir Abad Pertengahan,[8] serta denominasi-denominasi Yahudi non-Ortodoks pada Zaman Modern.

Inti kepercayaan penganut agama Yahudi adalah wujudnya Tuhan yang Maha Esa, pencipta dunia yang menyelamatkan bangsa Israel dari penindasan di Mesir, menurunkan undang-undang Tuhan (Torah) kepada mereka, dan memilih mereka sebagai cahaya kepada manusia sedunia.

Kitab agama Yahudi menuliskan Tuhan telah membuat perjanjian dengan Abraham bahwa dia, dan cucu-cicitnya akan diberi rahmat apabila mereka selalu beriman kepada Tuhan. Perjanjian ini kemudian diulangi oleh Ishak dan Yakub. Dan karena Ishak, dan Yakub menurunkan bangsa Yahudi, maka mereka meyakini bahwa merekalah bangsa yang terpilih. Penganut Yahudi dipilih untuk melaksanakan tugas-tugas, dan tanggung jawab khusus, seperti mewujudkan masyarakat yang adil, dan makmur, dan beriman kepada Tuhan. Sebagai balasannya, mereka akan menerima cinta serta perlindungan Tuhan. Tuhan kemudian menganugerahkan mereka Sepuluh Perintah Allah melalui pemimpin mereka, Musa.

Sinagoge merupakan pusat masyarakat serta keagamaan yang utama dalam agama Yahudi, dan Rabi adalah sebutan bagi mereka yang pakar dalam hal-hal keagamaan.

EtimologiSunting

Kata Yahudi diambil menurut salah satu marga dari dua belas leluhur Suku Israel yang paling banyak keturunannya, yakni Yehuda. Pada akhirnya keseluruh bangsa Israel, tanpa memandang warga negara atau tanah airnya, disebut juga sebagai orang-orang Yahudi, dan begitupula dengan keseluruh penganut ajarannya disebut dengan nama yang sama pula. istilah yahudi diambil dari keturunan Yakub, Yakub memiliki empat istri yaitu Lea, Rahel, Zilpa, dan Bilha. Dari Lea, Yakub memiliki anak Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda, Isakhar, dan Zebulon. dari Rahel, Yakub mempunyai anak Yusuf, dan Benyamin. dari Zilpa, Yakub mempunyai anak Gad, dan Asyer sedangkan dari Bilha, Yakub mempunyai anak Naftali, dan Dan. nah, dari salah satu anak Yakub dari istri Lea itulah yang bernama Yehuda, istilah Yahudi dinisbahkan.

Hari-hari keagamaanSunting

Keluarga merupakan hal yang utama dalam agama ini, dan penganutnya yang setia akan bersembahyang setiap hari. Hari Sabtu merupakan hari utama yang biasa disebut hari Sabat. Antara Jumat sore sampai Sabtu sore mereka akan menyalakan lilin, dan meminum anggur serta roti yang telah diberkati. Di samping Sabat, hari besar yang lain termasuk Rosh Hashanah (Tahun Baru) dan Yom Kippur (Hari Penerimaan Tobat).

Kitab dan teks utamaSunting

Kitab Ibrani disebut Tanakh dan terdiri dari 24 buku yang dihimpun dari 3 kumpulan:

Selain itu terdapat juga Talmud yang merupakan terjemahan serta komentar mengenai Torah dari para rabi, dan cendekiawan undang-undang. Ini termasuk Mishnah dan Halakah (kode undang-undang masyarakat utama penganut agama Yahudi), Gemara, Midrash dan Aggadah (legenda, dan kisah-kisah lama).

Kabballah pula ialah teks lama yang berunsur mistik, dan menceritakan zat-zat Allah.

Adat-adat dan undang-undang penganut YahudiSunting

Kebanyakan penganut Yahudi mengikuti peraturan dalam memilih makanan yang tertulis di dalam Taurat yang melarang campuran susu dengan daging. Daging babi juga dilarang dalam agama Yahudi. Makanan yang disediakan harus menuruti undang-undang tersebut, dan daging harus disembelih oleh kaum Rabi, dinamakan kosher.

Anak laki-laki juga diharapkan untuk disunat (sewaktu masih bayi) seperti perjanjian Abraham dengan Tuhan. Apabila seorang anak laki-laki mencapai kematangan dia akan dirayakan karena menjadi anggota masyarakat Yahudi dalam upacara yang dinamakan Bar Mitzvah. Setelah kematian seseorang, orang-orang Yahudi akan mengadakan satu minggu berkabung di mana mereka membaca Kaddish. Agama, dan kemasyarakatan saling berkaitan di dalam masyarakat Yahudi. Misalnya pengambilan riba/ bunga dianggap berdosa sesama kaum Yahudi, tetapi dibenarkan dengan mereka yang bukan Yahudi.

Pranala luarSunting

Umum
Orthodoks/Haredi
Tradisional/Konservadoks
Konservatif
Reform/Progresif
Rekonstruksionis
Pembaruan
Humanistik
Mesianik
Karaite
Literatur, dan teks

Lihat pula Torah database for links to more Judaism e-texts.

Wikimedia Torah study projects

Text study projects at Wikisource. In many instances, the Hebrew versions of these projects are more fully developed than the English.

  • ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama bibleinterp_mason3
  • ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama askoxford
  • ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama uncertainties
  • ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Judaism
  • ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Knowledge Resources: Judaism
  • ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Population of Jews
  • ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama What is the oral Torah?
  • ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Karaite Jewish University