Paradigme agama dunia meliputi sedikit agama yang dianggap 'besar'.

Agama-agama dunia adalah sebuah kategori yang digunakan dalam studi agama untuk mengacu pada lima - terkadang enam - agama terbesar di dunia. Kristen, Islam, Yahudi, Hindu, dan Buddha selalu masuk dalam daftar, yang juga disebut "Lima Agama Besar". Beberapa cendekiawan juga memasukkan agama lain seperti Sikh, Zoroastrianisme, atau Baha'i.

Paradigma agama dunia dikembangkan di Britania Raya pada tahun 1960an, yang dipelopori oleh cendekiawan seperti Ninian Smart. Paradigma ini dirancang untuk memperluas studi agama yang terlalu terfokus pada agama Kristen dengan ikut memasukkan tradisi agama lain di seluruh dunia. Paradigma ini sering digunakan pengajar di tingkat universitas dan sekolah-sekolah di Britania Raya dan negara lain. Paradigma ini menekankan perbedaan dan ekslusivitas dari agama-agama ini, dan memiliki dampak terhadap kategorisasi agama-misal dalam sensus-baik di negara-negara Barat maupun bagian dunia lainnya.

Sejak akhir abad dua puluh, paradigma ini menerima banyak kritik dari cendekiawan-cendekiawan agama, beberapa di antaranya ingin itu dihapuskan. Para kritikus berpendapat bahwa paradigme agama dunia tidak tepat karena menggolongkan Kristen Protestan sebagai contoh 'agama'; yang terkait dengan diskusi tentang modernitas, termasuk hubungan kekuasaan modern; yang mendorong pemahaman 'agama' yang kurang kritis; dan yang menentukan agama apa saja yang bisa disebut 'mayoritas'.

Daftar pustakaSunting

Baldrick-Morrone, Tara; Graziano, Michael; Stoddard, Brad (2016). "'Not a Task for Amateurs': Graduate Instructors and Critical Theory in the World Religions Classroom". Dalam Christopher R. Cotter and David G. Robertson (eds.). After World Religions: Reconstructing Religious Studies. London and New York: Routledge. hlm. 37–47. ISBN 978-1-138-91912-9. 
Cotter, Christopher; Robertson, David G. (2016a). "Preface". Dalam Christopher R. Cotter and David G. Robertson (eds.). After World Religions: Reconstructing Religious Studies. London and New York: Routledge. hlm. vii–viii. ISBN 978-1-138-91912-9. 
Cotter, Christopher; Robertson, David G. (2016b). "Introduction: The World Religions Paradigm in Contemporary Religious Studies". Dalam Christopher R. Cotter and David G. Robertson (eds.). After World Religions: Reconstructing Religious Studies. London and New York: Routledge. hlm. 1–20. ISBN 978-1-138-91912-9. 
Cox, James L. (2016). "Foreword: Before the 'After' in 'After World Religions' – Wilfred Cantwell Smith on the Meaning and End of Religion". Dalam Christopher R. Cotter and David G. Robertson (eds.). After World Religions: Reconstructing Religious Studies. London and New York: Routledge. hlm. xii–xvii. ISBN 978-1-138-91912-9. 
Harvey, Graham (2000). "Introduction". Dalam Graham Harvey (Ed.). Indigenous Religions: A Companion. London and New York: Cassell. hlm. 1–19. ISBN 9780304704484. 
Owen, Suzanne (2011). "The World Religions Paradigm: Time for a Change". Arts & Humanities in Higher Education. 10 (3). hlm. 253–268. doi:10.1177/1474022211408038. 
Ramey, Steven W. (2016). "The Critical Embrace: Teaching the World Religions Paradigm as Data". Dalam Christopher R. Cotter and David G. Robertson (eds.). After World Religions: Reconstructing Religious Studies. London and New York: Routledge. hlm. 48–60. ISBN 978-1-138-91912-9. 
Sutcliffe, Steven J. (2016). "The Problem of 'Religions': Teaching Against the Grain with 'New Age Stuff'". Dalam Christopher R. Cotter and David G. Robertson (eds.). After World Religions: Reconstructing Religious Studies. London and New York: Routledge. hlm. 23–36. ISBN 978-1-138-91912-9. 
Taira, Teemu (2016). "Doing Things with 'Religion': A Discursive Approach in Rethinking the World Religions Paradigm". Dalam Christopher R. Cotter and David G. Robertson (eds.). After World Religions: Reconstructing Religious Studies. London and New York: Routledge. hlm. 75–91. ISBN 978-1-138-91912-9.