Buka menu utama

Abu al-Huda ash-Shayadi (1849-1909) ialah salah satu ulama terkenal di masanya. Ia adalah ketua bagian umum daerah Aleppo. Bintangnya terang pada masa Sultan Abdülaziz (paman Sultan Abdülhamit II). Ia meraih kedudukan besar pada masa Sultan Abdul Hamid II dan diberi status al-Haramainusy Syarifain dan menjadi Syaikh Masyayikh Darul Khilafah. Ia diberi berbagai gelar, terakhir ialah Mustasyarul Mulk. Ia menghabiskan waktu 30 tahun melayani negara Usmaniyah, melindunginya serta menegaskan tugas kaum Muslim untuk mendukungnya. Saat İttihat ve Terakki melancarkan revolusi dan berupaya menurunkan Sultan Abdul Hamid II, para anggotanya mengluarkan banyak selebaran yang berakibat jelas, bahwa ash-Shayadi bukanlah orang munafik yang memata-matai Khalifah, namun berposisi sebagai Nashih al-Mursyid, seorang penasihat seperti yang tercantum dalam biografi Muhammad Kurdi Ali. Ash-Shayadi memiliki sebuah karya yang berjudul Da'ir Rasyad li Sabil al-Ittihad wal Inqiyad.