Abu Ubaidah bin al-Jarrah

(Dialihkan dari Abu Ubaidah bin Jarrah)

Abu Ubaidah Amir bin Abdullah bin al-Jarraḥ (583-640) M (Arab:أبو عبيدة عامر بن عبدالله بن الجراح) adalah Sahabat Nabi Muhammad dan termasuk Sepuluh orang yang dijanjikan masuk surga.

تخطيط اسم أبو عبيدة بن الجراح.png

BiografiSunting

Abu Ubaidah bin al-Jarrah adalah Muhajirin dari kaum Quraisy Mekkah yang termasuk paling awal untuk memeluk agama Islam. Ia ikut berhijrah ke Habasyah (saat ini Ethiopia) dan kemudian, Ia hijrah ke Madinah. Ia mengikuti setiap pertempuran dalam membela Islam. Setelah wafatnya Nabi Muhammad, Ia merupakan salah satu calon Khalifah bersama dengan Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Setelah terpilihnya Abu Bakar sebagai Khalifah, Dia ditunjuk untuk menjadi panglima perang memimpin pasukan Muslim untuk berperang melawan Kekaisaran Romawi. Ia meninggal disebabkan oleh wabah penyakit. Dan diimakamkan di Deir Alla, Yordania. [1]

 
Makam Abu Ubaidah bin Al-Jarrah di Deir Alla, Yordania

.

KeutamaanSunting

Abu Ubaidah bin al-Jarrah memiliki beberapa keutamaan dalam Islam, di antaranya adalah apa yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya setiap umat memiliki amin (orang yang paling amanah/kepercayaan), dan amin umat ini adalah Abu Ubaidah."[2]

ReferensiSunting

  1. ^ Tuhfatun Nazhar Fi Gaharaibil Amshar Wa'Ajaibil Asfar, Ibnu Batuthah, Darus-Syirqil 'Arabiy Hal. 45, tahun 2016.
  2. ^ Shahih Bukhari, Kitab Fadhail As-Shahabah, Bab fi Manaqib Abu Ubaidah r.a