Buka menu utama

Letkol Pelaut (Purn.) August Friederich Hermann Rosenow biasa dikenal dengan sebutan Bapak Resenow adalah Bapak KRI Dewaruci dan Komandan pertama KRI Dewaruci tahun (1952-1957). Mantan Perwira Angkatan Laut Jerman yang memutuskan menjadi Perwira Angkatan Laut Indonesia (ALRI). Ia yg pertama mengusulkan kepada pemimpin TNI AL yaitu Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Kolonel Pelaut R. Soebijakto. bahwasannya untuk melatih Taruna Laut diperlukan kapal layar. Kemudian Kapten Rosenow atas persetujuan Kasal memesan kapal layar tersebut di galangan kapal H.C. Stuelcken Sohn Schiffenwerft Jerman pada bulan Agustus 1952. Selama pembangunan kapal, Kapten Rosenow selalu menungguinya di galangan kapal, sampai pada akhirnya membawa kapal tersebut untuk pertama kalinya.[1]

Letnan Kolonel Pelaut (Purn.)
A.F.H. Rosenow
KomandanKRI Dewaruci Kapten Pelaut A.F.H. Rosenow.jpg
[[Komandan KRI Dewaruci]] 1
Informasi pribadi
LahirBendera Jerman Prusia, Jerman
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Dinas militer
Pihak Indonesia
Dinas/cabangLambang TNI AL.png TNI Angkatan Laut
PangkatLetkol pdh al komando.png Letnan Kolonel
SatuanKorps Pelaut

Sedangkan pemberi nama KRI Dewaruci oleh Kapten Oentoro Koesmardjo, yang sama-sama berangkat ke Jerman pada saat pembangunan kapal tersebut.[2]

TradisiSunting

Terdapat tradisi yang turun temurun dilaksanakan KRI Dewa Ruci ketika melintas di selat antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatra tersebut. Melaksanakan upacara tabur bunga untuk menghormati arwah Komandan KRI Dewa Ruci yang pertama ia meninggal pada tahun 1966, yaitu Kapten Pelaut August Friederich Hermann Rosenow. Tradisi ini selalu dilaksanakan oleh seluruh prajurit KRI Dewa Ruci sebagai penghormatan, karena atas permintaan beliau agar abu jasadnya di tabur di Selat Sunda.[3]

ReferensiSunting

  1. ^ KRI Dewaruci, Kapal Latih Pertama, "Info Historia Buletin Sejarah TNI AL dan Kemaritiman", NO. 1 Edisi Hinstori Pendidikan AL - 1 Januari - Maret 2015, hlm. 12-15.
  2. ^ "Bapak KRI Dewaruci adalah August Friederich Hermann Rosenowyang lebih dikenal dengan sebutan Bapak Resenow."
  3. ^ "Tradisi KRI Dewa Ruci Saat Melintasi Selat Sunda"