Buka menu utama

7 Manusia Harimau New Generation adalah sinetron produksi SinemArt yang ditayangkan MNCTV. Sinetron ini merupakan sekuel dari sinetron 7 Manusia Harimau yang ditayangkan RCTI.[1] Kisah dalam sinetron ini berfokus tentang kehidupan generasi selanjutnya dari para inyik dalam kisah 7 Manusia Harimau.

7 Manusia Harimau New Generation
PembuatSinemArt (dengan sticker MNC Pictures)
PengarangEndik Koeswoyo Recky Djayusman
SutradaraKarsono Hadi Himawan BN
PemeranNasya Marcella
Verrell Bramasta
Salshabilla Adriani
Samuel Zylgwyn
Ammar Zoni
Ranty Maria
Juan Christian
Syahnaz Sadiqah
Boy Hamzah
Adjie Pangestu
George Rudy
Sigit Hardadi
Johan Morgan Purba
Akbar Kurniawan
Angela Gilsha
Willy Dozan
Adam Jordan
Penggubah lagu temaPurwacaraka
Lagu pembukaRasa Ini IndahUtopia
Jawara CintaBian Gindas
Lagu penutupRasa Ini IndahUtopia
Jawara CintaBian Gindas
Negara Indonesia
BahasaIndonesia
Jumlah episode88
Produksi
LokasiJakarta
Bengkulu
Sumatra Barat
Durasi2 jam (20.00 – 22.00 WIB)
Rumah produksiSinemArt
DistributorMNC Pictures
Rilis
Jaringan penyiarMNCTV
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tayang perdanaSenin,11 April 2016
Tanggal rilisSenin, 11 April 2016 – Minggu, 10 Juli 2016
Kronologi
Diawali oleh7 Manusia Harimau
Dilanjutkan olehRaja

SinopsisSunting

Seorang lelaki tua yang serius membuka buku catatan tangan pribadinya yang sudah lusuh, yang berisi gambar-gambar bintang pada posisi tertentu. Tiba-tiba dia menjadi gugup. Menurut catatannya, hari ini akan ada kelahiran inyik baru. Dia tidak yakin bahwa manusia harimau sudah musnah.

Di sebuah rumah tua, Ratna yang telah menjadi istri Rajo Langit mengerang dan meregang dalam proses kelahiran anaknya. Seorang dengan penampilan mengerikan mengendap mendekati rumah Rajo Langit. Dia adalah anak buah Ki Ratus. Saat itu juga, Rajo Langit gelisah saat teringat kutukan musuh-musuhnya bahwa manusia harimau akan musnah dari muka bumi. Ketika itulah dia mendengar jerit kelahiran bayi, dia teringat Ratna, lalu segera berlari menuju ke rumahnya. Dukun beranak membawa anak Ratna dan Rajo Langit ke kamar mandi, dan memandikan dan membungkusnya dengan selimut. Tiba-tiba Dukun itu melihat seseorang yang menakutkan, dan menculik bayi itu. Saat Rajo Langit sampai di rumahnya, ia kaget melihat dukun beranak itu tergeletak pingsan, tetapi si penculik sudah hilang. Rajo Langit seperti orang gila dilanda kegelisahan dan kemarahan. Kemudian ia berubah wujud menjadi harimau sumatra dan berlari masuk ke dalam hutan. Lelaki bermisai dan jenggot perak mengenakan hoodie berwarna hitam tampak menggendong bayi yang diculiknya masuk ke dalam pesawat perintis menuju Jakarta.

Bayi Rajo LangIt diberi nama oleh Ki Ratus, Gogor Satria Shakti. Shakti sendiri tidak tahu bahwa nama Gogor sebenarnya adalah sebutan untuk anak harimau dalam bahasa Jawa. Gogor dijadikan alat untuk Ki Ratus memajukan praktik paranormal yang dikelolanya. Shakti tumbuh menjadi pemuda yang sakti, karismatik, pemberani, dan buas.

ReferensiSunting

Pranala luarSunting