Pesawat Sakai Bleinhein


Sebenarnya pesawat Sakai Bleinheim pesawat angkut ringan bermesin dua yang merupakan gabungan atau kombinasi dua buah pesawat yang berbeda baik jenis maupun negara asal pembuatnya. Body pesawat diambil dari pesawat Bristol Blenheim MK IV, sedangkan dua buah mesinnya dari pesawat nagajima Sakai. Sehingga oleh R.j.Salatun pesawat tersebut di berinama Sakai Bleinheim.

Briston Bleinhem adalah pesawat pembom ringan peninggalan militaire Lucvhtvaart Belanda ketika menyerah terhadap Jepang pada tahun 1942 yang dirancang dan di bangun oleh the Bristol Aeroplane Company Inggris. Dua pesawat Bleinheim dan sembilan pesawat Gelenn Martin ditemukan di pangkalan udara kalijati (sekarang lanud suryadarma). Namun keaemua pesawat tersebut dalam keadaan rusak kecuali satu pesawat Blenhein salahsatu mesinnya agak baik yang kemudian mesin dan sayapnya dibawa ke Mauspati Madiun. Pesawat ini digunakan secara luas pada masa awal Perang Dunia ll

Pesawat Sakai Blenhein modifikasi bangsa Indonesia ini dibuat pada tahun 1946 dikerjakan oleh para teknisi Bengkel Teknik Udara Mauspati antara lain Satjat. Mesin Nakajima Sakai yang digunakan untuk Pesawat Sakai Bleinhem itu menggunakan motot radial dingin angin dengan 7 buah silinder masing-masing sekuat 950 daya Kuda dengan kecepatan 350–480 km/jam. Dengan Body Briston Bleinhem dan Mesin Nakajima Sakai maka Pesawat ini tergolong Pesawat Angkut jarak jauh.